Bercinta Dengan Wanita Hamil
![]() |
| antara aku dan wanit hamil |
Aku adalah seorang eksekutif muda yang baru diangkat menjadi manejer di sebuah perusahaan swasta di surabaya. Sebut saja namaku Dudi, tingg 179 cm kata orang aku mirip pemain bulu tangkis Ricky S. Kisah ini terjadi hampir setahun yang lalu. Umurku saat itu 29 tahun. Aku sudah beristri dan beranak 2, berumur 3 tahun dan yang bungsu baru 1 bulan. Istri dan anakku masih tinggal di malang karena saat melahirkan anak kedua tinggal di rumah orang tuanya dan belum pulang ke surabaya.
Kisah ini terjadi saat pulang dari kerja lembur sekitar pukul 11.00 malem. Dengan mobil baleno kesayanganku , aku menyusuri Jalan di kawasan perumahan elit yang mulai sepi karena kebetulan hujan gerimis. Ditengah perjalanan aku melihat perempuan setengah baya berdiri di bawah pohon di pinggir jalan. Aku merasa kasihan lalu aku menghentikan mobil dan dan menghampirinya.
Aku bertanya."Ibu sedang menunggu apa?".. Dia memandangku agak curiga tapi kemudian tersenyu. Dalam hati aku memuji, Manis juga ibu ini walupun umurnya kelihatannya di atasku sekitar 34 -36 tahun kalau digambarkan seperti artis Misye dan saat itu perutnya agak membuncit kecil kelihatan sedang hamil muda.
"Kalau ke manukan naik angkot apa ya Dik?" "Wah jam segini sudah habis bu angkotnya, Gimana kalo saya anter?" DIa kelihatan gembira . Apa tidak merepotkan ? "Kebetulan rumah saya juga satu arah dari sini, mari naik!'
Setelah dia ikut mobilku,ibu itu bercerita bahwa dia berasal dari Jawa Tengah, dia sedang mencari suaminya yang kebetulan baru 2 minggu kerja sebagai sopir bis jurusan Semarang-Surabaya, keperluannya ke sini hendak mengabarkan kalau anaknya yang pertama yang berumur 15 tahun kecelakaan dan dirawat di rumah sakit sehingga butuh uang untuk perawatan anaknya. Kebetulan alamat yang di tulis oleh suaminya tidak ada nomer teleponnya.
Sesampainya di alamt yang dituju kami berhenti. Setelah di depan rumah ketika akan mengetuk pintu ternyata pintunya masih di gembok,lalu kami bertanya pada tetangga sebelah yang kebetulan satu profesi. "Suami ibu paling cepat 2 hari lagi pulangnya. Baru saja sore tadi bisnya berangkat ke semarang. Kebetulan kami satu po."
Kemudian kami permisi pergi. Kelihatan di dalam mobil dia sedih sekali. "Terus sekarang Ibu mau ke mana ?" tanyaku." Sebenarnya saya pengen pulang tapi. pasti saya nanti di marahi mertua saya kalau pulang dengan tangan kosong, lagian uang saya juga sudah nggak cukup untuk pulang."
"Begini saja, ibu kan rumahnya jauh, capek kan baru nyape trus pulang lagi. apalagi kelihatnya ibu sedang hamil, berapa bulan? " Empat bulan ini Dik,terus saya harus gimana ?" Dalam dua hari ini ibu tinggal saja di rumah saya,kan nggak jauh dari manukan nanti setelah dua hari ibu saya anter ke sini lagi,gimana?" yah terserah adik saja yang penting saya bisa istirahat malam ini.
"oh ya,boleh kenalan. nama ibu siapa dan usianya sekarang berapa?" Panggil saja aku Mbak Menik,dan sekarang aku 35 tahun. Malam itu,dia kusuruh tidur di kamar samping yang biasanya dipakai untuk kamar tamu yang mau menginap. Rumahku terdiri dari 3 kamar,kamar depan kupakai sendiri dan istriku, sedang yang belakang untuk anakku yang pertama.Malam itu aku tidur nyenyak sekali,kebetulan malam sabtu dan dikantorku hanya berlaku 5 hari kerja jadi sabtu dan minggu aku libur. Sebenarnya aku ingin pergi ke malang tapi karena ada tamu, kutangguhkan kepergianku minggu depan.
Sekitar jam 8 pagi aku bangun, kulihat sudah ada kopi yang sudah agak dingin di meja makan serta beberapa kue di piring,Mungkin ibu itu yang menyajikan semua ini. Lalu setelah kuteguk kopi itu aku bergegas ke kamar mandi untuk cuci muka dan kencing. Karena agak ngantuk aku kurang mengawasi apa yang terjadi, saat aku selesai kencing aku tidak sadar kalau di bathup mbak sedang telanjang dan berendam di dalamnya. Matanya melotot melihat kemaluanku yang menjulur bebas,ketika aku membalik ke samping aku kaget dan sempat tertegun melihat tubuh telanjang mbak menik,tubuh yang kuning langsat dan mulus itu terlihat mengkilat karena basah oleh air dan buah dadanya... wow besar juga ternyata,36B. Pasti empuknya gila seks. Lalu mataku berpindah ke pusarannya, di atas liang senggamannya tumbuh bulu kemaluannya yang lebat. Tak sadar kemaluanku tegak berdiri dan aku lupa kalau belum mengancingkan celana, dan mbak Manik sempat tertegun melihat kejantananku yang lumayan besar, panjangnya 17 cm tapi kemudian. "Aouww, Dik itunya ! kat mbak menik sambil menutup buah dadanya dengan tangan serta mengapitkan kakinya.Aku baru sadar lallu buru-buru keluar.
Di kamar aku masih membayangkan keindahan tubuh mbak menik.Andai saja aku bisa menikmati tunuh itu. Aku malah berpikiran ngeres karena memang sudah lama aku tidak mendapat jatah dari istriku, ditambah lagi situasi di rumah itu hanya kami berdua. Lalu timbul niat isengku untuk mengintip lagi kekamar mandi, ternyata dia sudah keluar lalu kucari kekamarnya.Saat di depan pintu samar-samar aku mendengar ada suara rintihan dari dalam kamar samping, kebetulan nako jendela kamar itu terbuka lalu kusibakkan tirainya perlahan-lahan. Sungguh pemandangan yang amat syur. Kulihat embak menik sedang mastubasi, kelihatan sambil berbaring di ranjang dia masih telanjang bulat, kakinya dikangkangkan lebar, tangan kirinya meremas liang kewanitaannya sambil jarinya dimasukan ke dalam lubang senggamanya,sedang tangan kananya memeras buah dadanya mendesis seperti orang kepedesan, wajahnya kelihatan memerah dengan mata terpejam.
"ouuh.. Hmmm ssstt.." Aku makin penasaran ingin melihat dari dekat,lalu kubuka pintu kamarnya pelan-pelan tanpa suara aku berjingkat masuk. Aku semakin tertegun melihat pemandangan yang merangsang birahi itu.Samar-samar kudengar dia menyebut namaku."Ouh Dani.. sss Ahhh.." Ternyata dia sedang membayangakan bersetubuh denganku, kebetulan sekali rasanya aku sudah tidak tahan lagi ingin segera menikmati tubuhnya yang mulus walau perutnya agak membuncit, justru menambah nafsuku. Lalu pelan-pelan kulepaskan pakaianku satu-persatu hingga aku telanjang bulat. Batang kemaluanku sudah sangat tegang,kemudian tanpa sura aku menghampiri mbak menik, kulihat gerakan tangannya meremasi buah dadanya. Dia tersentak kaget lalu menarik selimut dan menutup tubuhnya.
"Sedang apa Anda di sini!, tolong keluar! "katanya agak gugup. "Mbak ngga usah panik. kita sama-sama butuh sama-sama kesepian, kenapa tidak kita salurkan bersama," kataku merajuk sambil terus berusah mendekatinya tapi dia terus menghiba. "Mbak,saya juga sudah beristri dan punya anak, tapi kalau sekarang terus terang saya sangat terpesona oleh mbak ..
Nggak ada orang lain disini .. cumakita berdua. Pasti engga akan yang tau .. Ayolah saya akan memuaskan mbak menik,saya janji nggak akan menyakiti Mbak,kita lakukan atas dasar suka sama suka dan sama-sama butuh, mari Mbak!
"Tapi saya sekarang sedang hamil,Dik.. kumohon jangan, Pintanya terus. Aku hanya tersenyum,"Saya dengar tadi samar-samar mbk menyebut namaku, berarti mbak juga ingin aku.. jujur saja." Dan aku berhasil menyabar selimutnya,lalu dengan cepat kutarik dia dan kujatuhkan di atas ranjang dan secepat kilat kutubruk tubuhnya, dan wajahnya kuhujani ciuman tapi dia terus meronta sambil berusaha mengelak dari ciumanku. Segera tanganku beroprasi di dadanya. Buah dadanya yang lumayan besar itu jadi garapan tanganku yang mulai nakal.
"Ouugh jangan dik .. Kumohon lepaskan." rintihannya. Tanganku yang lain menjalari daerah kewanitaannya, bulu-bulu lebatnya telah ku lewati dan tanganku akhirnya sampai keliang senggamanya, terasa sudah basah.Lalu kugesek-gesek kiloterianya dan kurojok-rojok dinding kemaluannya, terasa hangat dan lembab penuh dengan cairan mani. "Uhhh sss " Akhirnya dia mulai pasrah tanpa perlawanan. Nafasnya mulai tersengal-sengal ."Yahhh ..ohhh.. jangan dik, Jangan lepaskan, teruss "Gerakan Mbak Menik semakin liar, dia mulai membalas ciumanku bibirku dan bibirnya saling berpangutan.Aku senang,kini dia mulai menikmati permainan ini.Tangannya meluncur ke bawah dan berusaha menggapai laras panjangku, kubiarkan tangannya menggenggamnya dan mengocoknya.Aku semakin beringas lalu kusedot puting susunya dan sesekali menjilati buah dadanya yang masih kencang walaupun sudah menyusui tiga anaknya .."yah ..terus ,enak.." katanya sabil menggelinjang.
Kemudian aku bangun, kulebarkan kakinya dan kutekuk ke atas.Aku semakin bernafsu melihat liang kewanitaannya yang merah mengkilat. Dengan rakus kujilat bibir kewanitaan Mbak menik.." Aaah ..ohh.. enak Dikk.. yakkh .. terusss.. "Kemudian lidahku kujulurkan kedalam dan kutelan habis cairan maninya.Sekitar bulu kemaluannya juga tak luput dari daerah jamahan lidahku maka kini kelihatan rapih seperti habis disisir.Klitorianya tanpak merah merakah, menambah gairahku untuk menggagahinya.
" Pelan-pelan dik,punya kamu besar sekali ...ahhh .." Dia menjerit saat kumasukan seluruh batang kemaluanku hingga aku merasakan mentok sampai dasar rahimnya.Lalu kutarik dan kemasukan lagi lama-lama kupompa semakin cepat. Ohhh Ahhh... "
"Ouuh Dik .. Mbak mau keluar aahhh .." Dia menjerit sambil tangannya mendekap erat punggungku kuraskan "Seerr serr ' ada cairan hangat yang membasahi kejantananku yang sedang tertanam di dalam kemaluannya.Dia mengalami orgasme yang pertama. Aku menarik lepas batang kejantananku dari kemluannya.Aku belum mendapat orgasme. kemudian aku memintanya untuk doggy style. Dia kemudian menungging, kakinya dilebarkan.Pelan-pelan kumasukan lagi batang kebangganku dan,"Sleep .." batang itu mulai masuk hingga seluruhnya amblas lalu kugenjot maju mundur.Mbak menik menggoyangkan pinggulnya mengimbangi gerakan batang kejantananku "Gimana Mbak,enak kan?" kataku sambil mempercepat gerakanku."yahhh enak .. Dik punya kamu enak banget ..ahhaha .. uuhh ahhha.. "Dia semakin bergoyang liar seperti orang kesurupan. Dan kukeluarkan lagi dengan perlahan. Setelah melakukan dogi lalu ku ber istirahat sejenak.
"Mbak,setelah istirahat bolehkah saya mintalagi ?" tanyaku ."Sebenarnya saya juga masih pingin, tapi kita sarapan dulu kemudian kita lanjutkan lagi." Akhirnya selam dua hari sabtu dan minggu aku tidak keluar rumah, menikmati tubuh montok Mbak menik yang sedang hamil 4 bulan. Berbagai gaya kuperaktekkan dengannya dan kulakukan di kamar mandi,di dapur dan di meja makan bahkan sempat di halaman belakang karena rumahku dikelilingi tembok . Di tanah kubentengkan tikar dan kugumuli dia sepuasnya. Pada istriku kutelepon kalau Aku ada tugas luar kota selama 2 hari, pulangnya hari senin. Mbak menik bilang selama 2 hari itu dia betul-betul merasakan seks yang sesungguhnya tidak seperti saat dia disetubuhi dengan suaminya yang asal tubruk lalu ko. Dan dia berjanji kalau sedang mengunjungui suaminya,dia akan menyempatkan meneleponku untuk minta jatah dariku .
Minggu malam kuantarkan dia ke kost suaminya tapi hanya sampai ujung gang dan tidak lupa kuberi dia uang sebesar Rp 700.000 .Sebagai bantuanku pada anaknya yang sedang di rumah sakit. Setelah istriku balik kerumah, dia menghubungiku lewat telepon di kantor dan ketemu di terminal.Kami melakukan persetubuhan disalah satu hotel.

0 Response to "Bercinta Dengan Wanita Hamil"
Post a Comment