Mamah Tiriku Guru Seksku
![]() |
| Mama tiriku yang cantik |
Sat usia 12 tahun, Papa dan mamah bercerai karena alasan tidak cocok.Aku sebagai anak-anak sih nerima aja tanpa bisa protes. Saat aku berusia 16 tahun,Papa kawin lagi.Papa yang saat itu berusia 38 tahun kawin dengan Tante luna yang berusia 34 tahun.Tante nuna orangnya cantik,setidaknya pikiranku sebagai laki-laki diusia ke 16 tahun yang sudah mulai merasakan getaran terhadap wanita.Tubuhnya tinggi,putih, pantatnya berisi dan buah dadanya padat. Saat menikah dengan papa, Tante luni juga seorang janda tapi engga punya anak.
Sejak kawin, papa jadi semangat hidup berhimbas kekerjaanya yang gila-gilaan. Sebagai pengusaha.Papa sering keluar kota. Tinggal lah aku ibu tiriku di rumah.Lama-lama aku jadi dekat dengan Tante luna yang sejak bersama papa aku ku panggil mama luna. Aku jadi akrab dengan mamah luna karena kemana-mana mama minta tolong aku temenin. Di rumah pun kalau papa nggak ada aku yang nemenin nonton tv atau nonton filemVCD .Aku senang sekali dimanja sama mama baruku ini.
Setahun sudah papa kawin dengan mama luna tapi belum ada tanda-tanda kalo aku bakalan punya adik baru. Bahkan papa semakin getol cari duit dan sering banget keluar kota. aku dan mama luna semakin akrab saja.Sampai-sampai kami seperti tidak ada batasan sebagai anak tiri dan ibu tiri. Kami mulai sering tidur di satu tempat tidur bersama.Mama luna mulai enggak risih untuk mengganti pakaian di depanku walau pun tidak benar-benar telanjang. Tapi terkadang aku suka menantgkap basah mama luna lagi berpolos ria mematut didepan kaca sehabis mandi mama pasti masuk kamarnya dengan hanya melilitkan handuk dan sesampai di kamar handuk pasti ditinggalkan.
Beberapa kali kejadian aku membuka kamar mama yang nggak di konci aku keperegok mama luna masih dalam kedaan sehelai benang sedang bengong didepan cermin. lama-lama aku sengajaain aja setiap selesai mama mandi beberapa menit kemudian aku pasti pura-pura nggak sengaja buka pintu dan pemandangan indah terhampar dimata mudaku. Sampai suatu ketika,mungkin karena terdorong nafsu laki-laki yang mulai mengeliat diusia 17 tahun, aku jadi bernafsu besar ketika melihat mama sedang tiduran dikasur tanpa pakaian. Matanya terpejam sementara tangannya menggerayang tubuhnya sendiri sambil sedikit merintih. Aku terpana didepan pintu yang sedikit terbuka dan menikmati pemandangan itu. Lama aku menikmati pemandangan itu. kemaluanku berdiri tegak dibalik celana pendekku.Ah, inilah pertanda kalo anak laki-laki sedang birahi?Batinku. Aku terlena dengan pemandangan mama mertuaku luna yang semakin hot menggeliat-geliat dan melolong. Tampa sadar tanganku memegang dan menjilat -menjilat si otng kecil yang sedari tadi tegang. Tiba-tiba aku seperti pengen pipis dan ah kok pipsnya enak yah. Aku pun bergegas kekamar mandi seiring mama luna yang lemas tertidur.
Kegiatan seperti jadi pemandangan setiap hari. Lama-lama aku jadi bertanya-tanya. Mungkin kah ini di sengaja sama mama?.. Dari keseringan melihat pemandangan ini rupanya terekam diotakku kalau wanita cantik itu adalah wanita yang lebih dewasa. Wanita berumur yang cantik di mataku terlihat sangat sexi dan sangat menggairahkan.
Suatu siang sepulang aku dari sekolah aku langsung ke kamarku,seperti biasa aku melongok ke kamar mama. kulihat mama luna dalam ke adaan telanjang bulat sedang tertidur pulas.Kuberanikan untuk mendekat mamapun perempuan cantik lagi tidur,batinku kalau selama ini hanya berani melihat mama dari balik pintu kali ini tubuh cantik tanpa busana bener-bener berada di depanku. Kupelototi semua lekuk liku tubuh mama. Ahh, si otong beraksi keras,menyentak-nyentak ganas. Tanpa kusadari,mungkin terdorong nafsu yang engga bisa di bendung,kuberanikan tanganku mengusap paha mamah luna, pelan-pelan.Mama diam aja,aku semakin berani.Kini kedua tanganku semakin dekad menggerayang tubuh cantik mam tiriku. kuremas buah dada luna dan dengan naluri plus pengetahuan dari filem BF aku bertindak lebih lanjut dengan mengisap puting susu mam.Mama masih diam,aku makin berani Terinfirasi filem blue yang kutonton bersama temen-temen,aku bukakan seluruh pakaianku.Aku tiduran disamping mama sambil memeluk erat.
Aku sedikit sadar dan ketakutan ketika mama tiba-tiba bergerak dan membuka mata. Mama luna menatapku tajam. Ngapain dedi?.. kok kamu telanjang juga?.. tanya mam. Maaf ma, dedi hilaf,abis nafsu lihat mama telanjang gitu, jawab ku takut-takut.
Kamu mulai nakal yah, kata mamh sambil tangannya memeluk erat. Ya udah mama juga pengen peluk kamu,udah lama mam enggak di peluk papamu. mam yati kegerahan makanya mam telanjang,e engga taunya kamu masuk,jelas mama. Yang enggak kusangka -sangka tiba - tiba mencium bibirku. Dia mengisap ujung lidahku,lama dan lama, semakin dalam.Aku beraksi . Naluri laki-laki muda terpacu aku membalas ciuman mama tiriku yang cantik.
semuanya berjalan begitu saja tanpa di rencanakan. Lidah mam kemudian berpindah menelusuri tubuhku. Kamu sudah dewasa yah dedi,engga apa-apa kan kamu,mama perlakukan seperti papa mu, gumam mama di sela telusuran lidahnya. Punya kamu sudah besar,belum besar punya papamu tapi lebih keras dan tegang ",cerocos mama lagi. Aku hanya diam menahan geli dan nikmat. Mama lebih banyak aktif menuntun (atau mengajariku).Si otong kemudian di jilati mama. Ini membuatku engga tahan karena kegelian.Lalu punyaku di kulum mama.Oh indah sekali rasanya.Lalu aku di kerjain mama cantik ini seperti ini.
Mama kemudian tidur telanjang, mengangkangkan kaki dan menarik tubuhku agar tiduran di atas tubuh indahnya. Mama gang punyaku, mengocoknya sebentar dan mengarahkan keselangkangan mama. Aku hanya diam saja. Terasa punyaku sepertinya masuk ke vagina mama tetapi aku tetap diam aja sampai kemudian mama menarik pantatku dan menekan.Berasa banget punyaku masuk ke dalam punya mama.Pergesekan itu membuat merinding.Secara naluri aku kemudian melakukan gerakan maju mudur biar terjadi lagi gesekan.Mama juga menggoyangkan pinggulnya. mam yang kulihat sangat menikmati bahkan mengangkat tinggi-tinggi pinggulnya sehingga aku seperti sedang naik kuda di atas pinggul mama.
Tiba-tiba mama berteriak kencang sambil memeluku erat-erat. Dedi, Mama enak dedi, teriak mama. Ma dedi juga enak nih mau muncrat, dan aku ngerasain sensasi yang lebih gila dari sekedar menonton mama kemarin-kemarin. Aku lemes banget dan tersandar layu ditubuh mulus mama tiriku.Aku nggak tau berapa lama,rupanya aku tertidur, mama juga.Aku tersadar ketika mama mengecup bibirku dan menggeser tubuhku dari atas tubuhnya. Mama kemudian keluar kamar dengan melilitkan handuk, mungkin mau mandi. Aku pun menyusul mama dalam kedaan telanjang. Kuraba punyaku,lengket sekali,aku pengen sekali mencucinya.Aku melihat mama lagi mandi,pintu kamar mandi terbuka lebar. uhh, tubuh mama tiriku itu memang indah sekali.Nggak terasa punyaku bergerak bangkit lagi. Dengan posisi punyaku menunjuk aku berjalan ke kamar mandi menghampiri mama. Mama mau lagi dong kayak tadi,enak, kini aku yang meminta. Mama memandangku dengan tersenyum manis, mnis sekali. Kami pun melanjutkan kejadian seperti di kamar.
Kali ini mama berjongkok di keloset lalu punyaku yang sendiri mengacung aku masukan ke vagina mama yang memerah. Kudorong keluar masuk seperti tadi.Mama membantu dengan menarik pantat ku dalam-dalam.Nggak berasa lama mama mengajak berdiri dan dalam posisi berdiri kami saling memeluk dan punyaku menancap erar di vagina mama. Aku menikmati ini, karena punyaku terasa di jepit. Mama menciumku erat.Baru kusadari kalau badanku ternyata sama tinggi dengan mamku.Dan posisi berdiri aku kemudian merasakan kenikmatan ketika cairan kental kembali muncrat dari punyaku sementara mama mengerang dan mengejang sambil memelukku erat. Kami sama-sama lunglai.Dan ku langsung membersihkan badanku dan bergegas keluar mandi, dan lalu berpakaian, dan ku keluar dari kamar mama tiriku.
Setelah kejadian itu apa yang di berikan mam luna,kasih sayang, cinta dan pelajaran sex sangat membekas dipikiranku. Sampai saat ini,aku terobsesi dengan apa semua yang dimiliki mama luna dulu.Aku mendambakan wanita semur mama, sebaik mama dan hebat di ranjang seperti mama tiriku itu. Kusadari sekarang kalo aku sangat senang bercinta dengan wanita. Semuanya berawal dari sana.

0 Response to "Mamah Tiriku Guru Seksku"
Post a Comment