Cerita Hot Belaian Tante

Cerita Hot Tante -Cerita Hot terbaik.Ini adalah sebuah cerita sex guru les priivate dan anty kesepian Bunda dari anak asuhnya. Ya,perselingkuhan yang membuat keduanya saling berbagi kenikmatan sex yang membawa mereka ke puncak kenikmatan sexual.



ini adalah kisah nyata semasa sekolah di jawa barat sekitar tahun 1999.Budi ,banyak orang menilai aku lelaki simpatik dengan kemampuan berpikir cemerlang. Kebutuhan hidup menjadi kendala saat itu,uang pas-pasan dari orang tua kadang untuk memenhi kebutuhan sehari-hari.

Kurang dari 6 bulan aku belajar di kota ini, cukup banyak tawaran dari beberapa kawan untuk memberikan les privat matematika dan IPA bagi adek-adek mereka yang masih duduk di sekolah lanjutan. Keberuntungan datang bertubi-tubi, bahkan tawaran datang dari bunga kampus kita, sebut saja Dinda untuk untuk memberikan les privat bagi adeknya yang masih duduk di kelas 3 SMP swasta ternama di kota dimana tempatku sekolah.


Belaian tante herni


Keluarga Dinda adalah keluarga yang sangat harmonis, ayahnya bekerja sebagai kepala kantor perwakilan (kakanwil) salah satu departemen, berumur kurang lebih 49 tahun, sementara itu Bundanya, biasa aku panggil herni,(bukan nama asli)adalah Bunda rumah tangga yang sangat memperhatikan keluarganya. konon kabarnya herni adalah mantan ratu kecantikan di kota lahirannya, dan hal ini amat sangat aku percayai karena kecantikan dan bentuk badannya yang masih sangat menarik di umurnya ke 46 tahun ini. Adek dinda murid aku bernama mekar, amat manja pada orang tuanya, karena herni selalu memberikan memenuhi segala permintaannya.

Dalam satu minggu,aku harus memberikan pelajaran tambahan 2 kali buat mekar, meskipun sudah aku tawarkan bahwa saat pertemuan tersebut dapat di kurangi, karena sebenarnya mekar cukup cerdas, hanya sedikit males belajar. namun herni malah menyarankan untuk memberikan pelajaran lebih dari yang sudah disepakati dari awalnya.

Setiap aku selesai mengajar, herni selalu menunggu aku untuk membicarakan perkembangan anaknya, terkadang ekor matanya aku tangkap menyelidik bentuk badan aku yang memang biidang. Melewati satu bulan aku mengajar mekar, hubungan aku dengan herni semakin akrab.

Seuatu ketika, kira-kira bulan ketiga aku mengajar mekar,aku datang seperti biasanya jam 16.02 sore. Aku mendapati rumah pak Nurdi sepi tak seperti biasanya, hanya tukang kebun yang ada. karena sudah kewajiban,aku berinisiatif menunggu mekar,minimal selama saat aku mengajar.Kurang lebih 42 menit menunggu, herni datang dengan wajah cerah sembari mengatakan bahwa mekar seang menghadiri pesta ulang tahun salah seorang kawannya sehingga hari itu aku tak perlu mengajar. Namun herni tetap meminta aku menunggu, karena ada  suatu yang harus dibicarakan dengn aku.

Suatu herni memanggil untuk masuk kedalam rumahnya, alangkah kagetnya aku, ternyata herni sudah memakai pakaian yang sangat sexy,yah, memang badannya cukup sexy, karena meskipun sudah berumur,herni masih sempat menjaga badanya dengan melakukan senam BL seminggu 3 kali. Badannya yang ideal menurut aku mempunyai tinggi sekitar 166 cm, dengan berat sekitar 47  kg, ditambah ukuran payudaranya kira-kira 35D.

Mula-mula aku tak menaruh curiga sama sekali, pembicaraan hanya berkisar masalah perkembangan pendidikan mekar Namun lama kelamaan sejalan dengan menghangatnya situasi herni mulai berbicara tentang kesepiannya di atas ranjang. Terus terang aku mulai bingung mengimbangi pembicaraan ini,aku hanya terdiam, sembari berhayal entah kemana.

Budi, kamu lugu sekaliyah?.. tanya herni.
Ahh..ah herni bisa aja deh, emang biar nggak lugu harus gimana?.. jawabku.
Yah ..lebih dewasa dong ..! tegasnya.
Lalu tiba-tiba tangan herni sudah memegang tanganku duluan, dan tentu saja aku kaget setengah mati. Budi ..mau kan tolongin herni?... tanya sii herni dengan manja.
Loh.. tolongin apalagi nih herni?..jawab aku.
Tolong puaskan herni, herni kesepiannih nih...! jawab si herni

Astaga,betapa kagetnya aku mendengar kalimat itu keluar dari mulut herni yang memiliki rambut sebahu.Aku bener-bener tak membayangkan kalo Bunda bunga kampus aku.bahkan Buda murid aku sediri yang meminta seperti ini. Memang tisdak pernah ada keinginan untuk,"bercinta" dengan herni ini,karena selama ini aku menganggap dia sebagai seorang Bunda yang baik dan bertanggung jawab.

Wah...aku harus memuaskan herni dengan apa dong ?.. tanyaku sambil bercanda.
Yah... kamu pikir sendirilah, kan kamu sudah dewasa..? jawabnya.

Hingga akhirnya aku  terbawa nafsu setan, aku mulai memberanikan siri untuk memeluknya lalu kita mulai berciuman di ruang keluarga. Di mulai dengan mencium bibirnya yang tipis, dan tanganku mulai meremas-remas payudaranya yang masih montok itu. herni juga tak mau kalah,dia langsung meremas-remas alat kelaminku dengan keras. Mungkin karena selama ini tak ada lelaki yang dapat memuaskan nafsu seksnya yang ternyata sangat besar sekali.

Akhirnya sesudah hampir selama satujam kita bercumbu, herni menarik aku kamar tidurnya. sesampainya di kamar tidurnya dia langsung melucuti semua pakaianku,pertama-tama dia melepas kemeja aku sembari menciumi dadaku.Bukan maen nafsunya sii herni,pikirku,dan akhirnya dia dapat melihat betapa tegangnya gagang kemaluanku.

Wah Budi,gede juga punya kamu..kata si herni sembari bercanda.
Masa sih herni?.. perasaan biasa-biasa saja deh..! jawabku.

Dalam keadaan ku berdiri dan herni yang sudah jongkok di depan aku, dia langsung menurunkan celana dalam aku dan dengan cepetnya memasukkan gagang kemaluan aku ke dalam mulutnya.Aghhh, nikmat sekali rasanya. Karena baru pertama kali ini aku merasakan oral seks. Kemudian aku mulai memberanikan diri untuk beraksi.

Sekarang gantian aku yang ingin memasukan sii herni aku membuka pakaiannya dan kemudian aku melepaskan celana panjangnya. Sesudah melihat keadaan si herni dalam keadaan tanpa pakaian itu, tiba-tiaba libido seks aku mendadi semakin besar. Aku langsung menciumi payudaranya sembari meremas-remas, sementara itu herni terlihat senang bukan main.Lalu aku membuka BH merahnya, dan mulailah aku menggit-gigit buah putingnya yang sudah mengeras.

Oghh... aku merindukan suasana seperti ini Budi...! desahnya.
herni,aku belum pernah gituan loh, tolong ajarin aku yah ?.. kata aku.

Karena aku sudah menafsu sekali, akhirnya aku mendorong herni jatuh ke ranjangnya.Dan kemudian aku membuka celana dalamnya yang ber warna merah. Terlihat jelas klitorisnya sudah merah dan liang kemaluannya sudah basah sekali di antara bulu-bulu halusnya.Lalu aku mulai menjilat-jilat kemaluan sii herni dengan pelan-pelan.

Oh...oh...Budi piinter sekali yah kamu merangsang.
Herni...dengan suara yang mendesah.

Tiak terasa, tahu-tahu rambutku di jambaknya dan tiba-tiba badan herni mengejang lalu aku merasakan ada cairan yang membanjiri kemaluannya, wah...ternyata dia orgasme! Memang berbau aneh sih, karena berhubung sudah di landa nafsu,bau seperti apa pun tentunya sudah tak menjadi masalah.

Sesudah itu kita merubah posisi menjadi 69, posisi ini baru pertama kalinya aku rasakan,dan dan nikmatnya bener-bener luar biasa.semakin nafsu saja aku mendengar desahannya yang menurutku sangat sexy. maka semakin keras juga sodokan aku kepada si herni sementara itu tanganku menjamah semua bagian badanya yang dapat kujangkau.

Budi mandi yuk..! pintanya.
Boleh deh herni, berdua yah tapinya, terus herni mandiin aku yah?.. jawab aku.

Akhirnya kita berdua yang telanjang menuju ke kamar mandi. Di kamar mandi aku duduk di atas closed, dan kemudian aku menarik herni untuk menciumi kemaluannya yang mulai basah kembali. Dan herni mulai terangsang kembali.

Hmm...nikmat sekali jilatanmu Budi...aghhh..! Desahnya.
Budi ...kamu sering-sering ke sini Budi..! katanya dengan nafas memburu.

Sesudah puas menjilatinya,aku angkatinnya,aku angkat herni agar duduk di atasku,dan gagang kemaluanku kembali di bingbingnya masuk ke dalam lubang kemaluannya. Kali ini rasa nikmatnya lebih banyak terasa.Goyngan si herni yang naik turun yang makin lama makin cepet membuatku akhirnya ko kembali.Aku mengeluarkan air mani ke dalam lubang ke maluannya. herni kemudian menjilati kemaluan aku yang sudah berlumuran dengan air mani, dihisapnya semua sampai bersih. Sesudah itu kita mandi bersama.

Sesudah selesai mandi,aku pamit pulang karena baru tersadar bahwa perbuatan aku amat berbahaya bila di ketahui oleh suaminya, Dinda kawan kampus aku,apalagi  mekar murid aku itu. Sampai sekarang kita masih sering bertemu dan melakukan persetubuhan,namun tak pernah lagi di rumah,herni memesan kamar hotel berbintang dan kita bertemu di sana ok.








Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cerita Hot Belaian Tante "

Post a Comment