Memperkosa Bibiku Yang Lagi Tidur Pulas



Memperkosa Bibiku Yang Tidur Pulas. Perkenal kan namasay lukman (nama samaran) aku seorang pekerja keras, Aku kerja di perusahan industri. Setelah pulang kerja tepat pukul jam 10 aku pulang kerumah, kulihat bibi tidur tidak berselimut di kamarnya. Kamar bibi memaki AC-nya di atur agar tidak terlalu dingin.Posiai tidur bibi telanjang dan bibi hanya memakai baju daster kuning yang tipi. 





Dasternya sudah sudah terangkat sampai diatas perut, sehingga terlihat CD mini yang dikenakan berwarna biru tipis, sehingga terlihat belahan kemaluan bibi yang di tutupi oleh rambut hitam halus kecoklat-coklatan. Buah dada bibi yang tidak terlalu besar tapi dapat terlihat samar-samar di balik dasternya yang tipis, naik turun dengan teratur. Walau pun dalam posisi telanjang, tapi buah dada bibi terlihat mencuat ke atas dengan dengan putingnya yang coklat muda kecil. melihat pemandangan yang menggairahkan itu bener-bener terangsang hebat.

Dengan cepat kemaluanku langsung bereaksi menjadi keras dan berdiri dengan gagahnya, siap tempur. perlahan-lahan kuber jongkok di samping tempat tidur dan tanganku secara hati-hati kuletakkan dengan lembut pada belahan kemaluan bibi yang mungil itu yang masih ditutupi dengan CD.

Perlahan-lahan tanganku mulai mengelus-elus kemaluan bibi dan juga bagian paha atasnya yang bener-bener licin putih mulus dan sangat merangsang. Terlihat bibi agak bergeliat dan mulutnya agak, tersenyum,mungkin bibi sedang mimpi, sedang becinta dengan paman.Aku melakukan kegiatanku dengan hati-hati takut bibi terbangun.

Perlahan-lahan kulihat bagian CD bibi yang menutupi kemaluannya muli terlihat basah, rupanya bibi sudah mulai terangsang juga. Dari mulutnya terdengar suara mendesis perlahan dan dadanya menggeliat-geliat perlahan-lahan. Aku makin terangsang melihat pemandangan itu, cepet-cepet kubuka semua baju dan CD-ku, sehingga sekarang aku bertelanjang bulat. Penisku yang 18 cm itu telah berdiri kencang. menganguk-angguk mencari lubang vagian bibi.

Dan aku membelai buah dadanya, dia masih tetap tertidur saja. Aku tahu bahwa puting dan klitoris bibiku temap paling aku sukai klitoris bibiku tempat paling suka di cumbui, aku tahu hal tersebut dari filem-filem bibiku. Lalu tanganku yang satu mulai grilya di daerah vaginanya. kemudian perlahan-lahan aku menggunting CD mini bibi dengan gunting yang terdapat di sisi tempat tidur bibi. Sekarang kemaluan bibi. terpampang dengan jelas tanpa ada penutup lagi.

Perlahan-lahan kedua kaki bibi kutarik melebar, sehingga kedua pahanya terpentang. Dengan hati-hati aku naik ke atas tempat tidur dan brjongkok di atas bibi. Kedua lututku melebar di samping pinggul bibi dan kuatur sedemikian rupa supaya tidak menyentuh pinggul bibi.Tangan kananku menekan pada kasur tempat tidur,tempat di samping tangan bibi, sehingga sekarang aku berada dalam posisi setengah merangkak di atas bibi. Tangan kiri ku memgang batang penisku. Perlahan-lahan kepala penisku kuletakan pada kepala penisku yang besar itu kugosok-gosok dengan hati-hati pada bibir kemaluan bibi.

Terdengar suara erangan perlahan dari mulit bibi dan badannya agak mengeliat, tapi matanya tetap tertutup. Akhirnya ku tekan perlahan-lahan kepala kemaluanku membelah bibir kemaluan bibi. Sekarang kepala kemaluanku terjepit di antara bibir kemaluan bibi. Dari mulut bibi tetap terdengar suara mendesis perlahan, akan tetapi badanya kelihatan mulai gelisah. Aku tidak mau mengambil resiko, sebelum bibi sadar,aku sudah harus menaklukan kemaluan bibi dengan menempatkan posisi penisku di dalam lubang vagina bibi.

Sebab itu segera kupastikan letak penisku agar tegak lurus pada kemaluan bibi. Dengan bantuan tangan kiriku yang terus membingbing penisku, kutekan perlahan-lahan tapi pasti pinggulku ke bawah, sehingga kepala penisku mulai menerobos ke dalam lubang kemaluan bibi. kelihatan sejenak kedua paha bibi bergerak melebar, seakan-akan menampung desakan penisku ke dalam lubang kemaluanku.

Badanya tiba-tiba bergetar menggeliat dan kedua matanya mendadak terbuka, terbelalak bingung, memandangku yang sedang bertumpu di atasnya. Mulutnya terbuka seakan-akan siap untuk berteriak. Dengan cepat tangan kiriku yang sedang memegang  penisku kulepaskan dan buru-buru  kudekap mulut bibi agar jangan berteriak.

Karena gerakanku yang tiba-tiba itu, posisi berat badanku tidak dapat ku jaga lagi, akibatnya seluruh berat pantatku langsung menekan ke bawah, sehingga tidak dapat di cegah lagi penisku menerobos masuk ke dalam lubang kemaluan bibi dengan cepat. Badan bibi tersentak ke atas dan kedua pahanya mencoba untuk di rapatkan, sedangkan kedua tangannya otomatis mendorong ke atas, menolak dadaku. Dari mulutnya keluar suara jeritan,tapi tertahan oleh bekapan tangan kiriku."Auuuhm...auhm..hhmm..! Desahnya tidak jelas.

Kemudian badannya mengeliat-geliat dengan hebat, kelihatan bibi sangat kaget dan mungkin juga kesakitan akibat penisku yang besar menorobos masuk ke dalam kemaluannya dengan tiba-tiab. Meskipun bibi berontak-berontak,akan tetapi bagian pinggulnya tidak dapat bergeser karena tertekan oleh pinggulku dengan rapat.

Karena gerakan-gerakan bibi dengan kedua kaki bibi yang meronta-ronta itu, penisku yang telah terbenam di dalam vagina bibi terasa dipelintir-pelintir dan seakan - akan di pijit-pijit oleh otot-otot dalam vagina bibi. Hal ini menimbulkan kenikmatan yang tida bisa di lukiskan. Karena sudah kepalang tanggung,maka tangan kananku yang tadinya bertupu pada tempat tidur kulepaskan. Sekarang seluruh badanku menekan dengan rapat ke atas badan bibi, kepalaku kuletakkan di samping kepala bibi sambil berbisik kekuping bibi."Bii...bii,...ini aku Asep . Tenang bii ... sheet ... shet...! bisikku.

Bibi masih mencoba melepaskan diri,tapi tidak kusa karena badannya yang mungil itu terperangkap di bawah tubuhku. Sambil tetap mendekap mulut bibi,aku menjilat-jilat kuping bibi dan pinggulku secara perlahan-lahan badan bibi yang tadinya tegang mulai melemah,kubisikan lagi ke kuping bibi berkata.

Asep...Apa yang perbuat ini ?... Kamu telah memperkosa bibi..!  Aku diam saja, tidak menjawab apa-apa, hanya gerakan pinggulku makin kupercepat dan tanganku mulai memijit-mijit dada bibi, terutama pada bagian putingnya yang sudah sangat mengeras, Rupanya meskipun wajah bibi masih menunjukkan perasaan marah, akan tetapi reaksi badannya tidak dapat menyembunyikan perasaannya yang sudah mulai terangsang itu.

Melihat keadaan bibi ini, tempo permainanku kutingkatkan lagi. Akhirnya dari mulut bibi terdengar suara, Oooh...ooh..., sshh ... ssshhh..,eemmm...eehhh..ooohhhh...!Asep....Asepppp...! Dengan masih melanjutkan gerakan pinggulku, perlahan-lahan kedua tanganku bertumpu pada tempat tidur, sehingga aku sekarang dalam posisi setengah bangun, seperti orang yang sedang melakukan push-up. Dalam posisi ini, penisku menghujam kemaluan bibi denagan bebas, melakukan serangan-serangan langsung ke dalam lubang kemaluan bibi.

Bii.. Sebenarnya aku sayang sekali sama bibi, bibi sangat cantik lagi ayu..! Sambil berkta itu kucium lagi bibirnya selintas dan melanjutkan perkataanku, "setiap kali melihat bibi bermesran dengan paman, aku kok merasa sangat cemburu,seakan-akan bibi adalah miliku,jadi bibi jangan marah yaa kepadaku,ini kulakukan karena tidak bisa menahan diri ingin memiliki bibi seutuhnya.Selesai berkata itu aku mencium dengan mesra dan dengan tidak tergesa-gesa.Ciuman kali ini sangat panjang, seakan-akan ingin menghirup napasnya dan belahan jiwanya masuk kedalam diriku. Ini kulakukan dengan perasaan cinta kasih yang setulus-tulusnya. Rupanya bibi dapat juga merasakan perasaan sayangku padanya, sehingga pelukan dan ciuman itu di balasnya dengan tidak kalah mesra juga.Beberapa lama kemudian aku menghentikan ciumanku dan aku pun berbaring telanjang di samping bibi, sehingga bibi dapat melihat keseluruhan badanku yang telanjang itu. "Lih..gede banget barang kamu Asep..! itu sebabnya tadi bibi merasa sangat penuh dalam badan bibi."katanya,mungkin punyaku lebih besar dari punya paman.Lalu aku mulai memeluknya kembali dan mulai menciumnya. lalu ku berbaring dan bibi naik ketas tubuhku,lalu bibi menuntun penisku kedalam vagina bibi,perlahan penis ku masuk semua dan bibi menggoyang-goyngkan badanya.

Dan Bibi tambah semangat juga ikut mengimbangi dengan menggoyang pantatnya dan menggeliat-geliat di atasku. Kulihat wajahnya yang cantik, matanya setengah terpejam dan rambutnya yang panjang tergerai, Sedangkan kedua buah dadanya yang kecil padat itu bergoyang - goyang di atsku.Ketika pada cermin besar di lemari,kelihatan pinggul bibi yang sedang berayun-ayan di atasku. Batang penisku yang besar sebentar hilang ketika bibi bergerak naik turun di atsku.Hal ini membuatku jadi makin terangsang.

Tiba-tiba sesuatu mendesak dari dalam penisku mencari jalan keluar,hal ini menimbulkan suatu perasaan nikmat pada seluruh badanku.Dan kedua tangannya mendekap badanku dengan keras. Padasaat bersamaan kami berdua mengalami orgasme dengan dasyat. Akhirnya bibi tertulungkup di atas badanku dengan lemas sambil dari mulut bibi terlihat senyuman puas. Asep ...terimaksih.Kau telah memberikan bibi kepuasan sejati ..! Setelah Beristirahat,kami bersamaan kekamar mandi dan saling membersihkan diri satu sama lain.Aku keluar dari kamar mandi lalu bergegas memakai baju dan keluar kamar bibi dan ku merasakn kepusan sex bibi yang luar biasa di pikiranku.












Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Memperkosa Bibiku Yang Lagi Tidur Pulas"

Post a Comment