Mengerjai Kedua Tante (Threesome)
Mengerjai kedua tante- Pada suatu hari ketika aku ke villa pamanku, aku menemukan sebuah album foto di kamera Tante melda,yang ternyata berisi foto bugil Tante-tanteku. ku bolak-balik foto-foto tersebut tersebut yang menampakkan tubuh-tubuh telanjang tante-tanteku, walaupun ada yang sudah berumur di atas 41 tahun seperti tante suli dan tante widia tapi tubuh mereka tidak kalah dengan keempat istri muda yang lain.
Membuat aku terangsang dan ingin merasakan hangatnya tubuh mereka. Hingga ada ide gila untuk memperalat mereka melalu foto-foto tersebut. Mulai kususun rencana siapa yang pertama aku kerjain,lalu kupilih tante suli dan tante widia.
.
![]() |
| Sorce:hdlove.me.com |
Membuat aku terangsang dan ingin merasakan hangatnya tubuh mereka. Hingga ada ide gila untuk memperalat mereka melalu foto-foto tersebut. Mulai kususun rencana siapa yang pertama aku kerjain,lalu kupilih tante suli dan tante widia.
Aku telepon rumah tante suli dan tante widia.Aku meminta mereka untuk menemuiku di villa keluarga.Aku sendiri lalu bersiap untuk pergi ke sana. Sampai di sana kuminta penjaga villa untuk pulang kampung. Tak lama kemudian tante suli dan tante widia sampai. kuminta mereka masuk keruang tamu.
Ada apa sih kamal ? tanya tante suli yang mengenakan kaos lengan panjang dengan celana jens. "Duduk dulu tante,' jawabku.
Iya ada apa sih ?".. tanya tante widia yang mengenakan kemeja dengan rok panjang.
"Saya mau tanya sama tante berdua,ini milik siapa?.. Kataku sambil mengeluarkan sebuah bungkusan yang di dalamnya berisi setumpuk foto. Tante suli lalu melihat foto apa yang di tujukkan olehnya. "Dari mana kamu dapatkan foto-foto ini?'.. tanya tante suli panik mendapatkan foto-foto telanjang drinya.
"Kamal ..apa-apaan ini, dari mana barang ini? tanya tante widia dengan tegang.
"Hhhhmmmm.... begini tante suli,waktu itu saya kebetulan lagi bersih-bersih,pas kebetulan dikamar tante widia saya lihat kok ada foto-foto telanjang tubuh tante-tante yang aduhai itu," jawabku sambil tersenyum.
"Baik ..kalu gitu serahkan kelisenya ?" kata tante widia.
Baik tapi ada saratnya lho,"jawabku.
Katakan apa syaratnya dan kita selesaikan ini baik-baik, kata tante suli dengan ketus.
Iya kamal, tolong katakan apa yang kamu minta, asal kamu kembalikan kelisenya," tambah tante widia memohon.
Oooo..nggak,nggak,saya nggak minta apa-apa, cuma saya ingin melihat langsung tante telanjang, kataku. Jangan kurang ajar kamu", kata tante suli dan tante widia dengan marah dan menudingnya.
"Wah...wah.... jangan galak gitu dong tante,saya kan nggak sengaja, justru tante sendiri yang ceroboh kan" jawabku sambil menggeser dudukku lebih dekat lagi. "Bagai mana tante?
"Hei....Jangan kurang ajar, keterlaluan! bentak tante widia sambil menepis tanganku.
"Berani sekali,kamu kira siapa kamu haah... dasar orang kampung!! tante suli menghardik dengan marah dan melemparkan setumpuk foto-foto itu ke wajahku, "he...he...ayolah tante, coba bayangkan,gimana kalo foto-foto itu diterima paman di kantor, wah bisa-bisa tante semua jadi terkenal deh! kataku.
Kulihat kan tante suli tertegun diam, kurasa dia merasakan hal yang ku ucapkan tadi, kenapa harus kami yang tanggung jawab. Tante-Tante mu yang lain kok tidak ? tanya tante suli lemas. Oh,nati juga mereka akan dapat giliran,"jawabku."Bagai mana tante? Apa sudah berubah pikiran?
Baik,tapi kamu hanya melihat saja kan? tanya tante widia
Iya, dan kalu boleh sekalian memegangnya?" jawabku.
Kamu jangan macam-macam kamal, hardik tante suli. "Biarlah Mbakyu,dari pada ketaun,' jawab tante widia sambil berdiri dan mulai melepas pakaiannya, diikuti tante suli sambil merengut marah.
Hingga tanpak kedua tanteku itu telanjang bulat dihadapanku.Tante suli walau sudah berusia 43 tahun tapi tubuhnya masih montok, dengan kulit kuning langsangat dan sedikit gemuk dengan kedua payudaranya yang besar menggantung bergoyang-goyang denagn putih susunya juga besar. Turun ke bawah tampak pinggulnya yang lebar serta bulu hitam di selangkangan mat lebat.Tidak kalah dengantubuh tante widia yang berusia 37 tahu dengan tubuh langsing berwarna kuning langsat, serta payudara yang tidak begitu besar tapi nampak kenyal dengan puting yang sedikit naik keatas. pinggulnya juga kecil serta bulu kemaluannya di selangkangan baru di potong pendek.
Sudah kamal? tanya tante suli sambil mulai memakai bajunya kembali. "Eh, belum tante,kan tadi boleh pegang sekalian, lagian saya belum lihat vagina tante berdua denagan jelas," jawabku. "kurang ajar kamu," kata tante widia setengah berteriak. "Ya sudah kalo engga boleh kukirim foto-foto tante berdua nih? jawabku
Baik," balas tante suli ketus,"Apalagi yang mesti kami lakukan?
Dan buka lebar-lebar paha tante berdua," kataku ketiaka mereka mulai duduk.
Begini kamal, cepat ya, balas tante widia sambil membuka lebar kedua pahanya.
Hingga tanpak vaginanya yang berwarna kemerahan.
"Tante suli juga dong, rambutnya lebat sih, nggak kelihatan nih," kataku sambil jongkok diantara mereka berdua. "Beginikan," jawab tante suli yang juga mulai membuka lebar kedua pahanya dan tangannya menyibakkan rambut kemaluannya ke samping hingga tanpak vaginanya yang kecoklatan.
Kamal pegang sebentar ya?.. katku sambil tangan kananku coba meraba selangkangan tante suli sementara tangan kiriku meraba selangkangan tante widia. kumainkan jari-jari kedua tanganku di vagina tante suli dan tante widia. Sudah belum kamal ...ahhhh" kata tante suli sedikit mendesah. "Eeemmmhhhh...Uuuuuhhhhh,...jangan kamal tolong hentikan emmmmhhh! deah tante widia juga ketika tanganku samapai ke belahan kemaluannya.
Sabentar lagi kok tante, memang kenapa? tanyaku pura-pura sambil terus memainkan kedua tanganku di vagina tante suli dan tante widia yang mulai membasah.Eh, ini apa tante? tanyaku pura-pura sambil mengelus-elus klitoris klitoris mereka.
Oh,...itu kitoris namnay kamal, jangan kamu pegang ya .." desis tante suli menahan geli.
Iya jangan kamu gituin klitoris tante dong ," desah tante widia
Ini lubng vaginanya ya tante ? tanyaku sabil memainkan tanganku didepan lubang vagina mereka yang semakin basah."Boleh dimasukan jari enggak tante?
Keembali jariku membuka belahan vagina mereka dan memasukan jariku slep...selip... bunyi jariku keluar masuk di lubang vaginanya tente widia dan tante suli yang makin mendesah-desah tidak karuan.
Jangan kamal, jangan kamu masukin jari kamu ...Ooooh..." rintih tante widia.
Jangan lho anto ...sshhh.." desah tante suli sambil tangannya meremasi sofa.
"Ahhhh...kamal .." desah tante suli dan tante widia bersama-sama merasakan jari kamal menelusur masuki vagina dan memainkan klitoris mereka.
"ssshhh....kamal....." desah tante suli dan tante widia mulai merasakan tidak karuan saat jari-jariku memasuki vagina mereka. Bagai mana tante suli,tanyaku mulai memainkan jariku keluar masuk di vaginnya. Saya cium ya tante widia,"kataku.
"Jangan ...ssshhhh...kamal.... ena....rintih tante suli sambil tangannya meremasi rambutku menahan geli.
Gimana tante suli , geli tidak?,. tanya kamal.
ssshhhh...kamal....geli.." rintihannya merasakan daerah sensitifnya terus kumainkan sambil tangannya meremasi sendiri kedua payudarnya.
Tante boleh kah aku buka bajuku ?... jangan kaml... ku engga mendengar jeritan tante suli dan tante widia ku buka semua pakaianku dan aku ahirnya telanjang bulat ... ku tanya lagi ama tante boleh aku masukan penisku ke vagina tante?... di jawab engga boleh kamal...aku tak menghiou kan perkantan tante suli ku masukan perlahan dan ku genjot pelan dan penisku masuk semua ke dalam vagina tante suli kulihat tante suli dia mendesis oh....oh....enak kamal...
Aku merasakan sendasi luarbiasa, dan ku lihat tante winda mengocok-ngocok vaginanya kamal tante widia pingen masukin penis kamal cepet iya sabar tante aku beresin dulu dengan tante suli ,10 menit kemudian tante suli orgasme dan tante kejang-keajng memuntahkan nya cerot... ku keluarkan penisku dari vagina tante suli.
aku pindah ke tante widia ku angkat penisku lalu ku masukan penisku ke dalam vagina tante widi ku dorong badan ku dan langsung menempel ke vagina tante widia,ku tekan lulu masuk ke vagina tante widia,kugenjot-genjot perlahan kulihat wajahnya serasa ke enakan dan berdesis oh...oh....enak terus kamal genjot keras.
Cerita sex-Aaaahh....ahhhh....tante sebentar lagi aku keluar..." melenguh ....cerot....cerot....cer. terima kasih tante sudah membuat aku senang dan rasanya malem ini takan ku lupakan. aku bergegas memaki baju dan ber istirahat, tante suli dan tante widia memakai bajunya ke bali ku kasih foto-foto tante semua ini dan ku bergegas tidur ke kamar, ku lihat tante widia dan lina pergi dari villa.
"Saya mau tanya sama tante berdua,ini milik siapa?.. Kataku sambil mengeluarkan sebuah bungkusan yang di dalamnya berisi setumpuk foto. Tante suli lalu melihat foto apa yang di tujukkan olehnya. "Dari mana kamu dapatkan foto-foto ini?'.. tanya tante suli panik mendapatkan foto-foto telanjang drinya.
"Kamal ..apa-apaan ini, dari mana barang ini? tanya tante widia dengan tegang.
"Hhhhmmmm.... begini tante suli,waktu itu saya kebetulan lagi bersih-bersih,pas kebetulan dikamar tante widia saya lihat kok ada foto-foto telanjang tubuh tante-tante yang aduhai itu," jawabku sambil tersenyum.
"Baik ..kalu gitu serahkan kelisenya ?" kata tante widia.
Baik tapi ada saratnya lho,"jawabku.
Katakan apa syaratnya dan kita selesaikan ini baik-baik, kata tante suli dengan ketus.
Iya kamal, tolong katakan apa yang kamu minta, asal kamu kembalikan kelisenya," tambah tante widia memohon.
Oooo..nggak,nggak,saya nggak minta apa-apa, cuma saya ingin melihat langsung tante telanjang, kataku. Jangan kurang ajar kamu", kata tante suli dan tante widia dengan marah dan menudingnya.
"Wah...wah.... jangan galak gitu dong tante,saya kan nggak sengaja, justru tante sendiri yang ceroboh kan" jawabku sambil menggeser dudukku lebih dekat lagi. "Bagai mana tante?
"Hei....Jangan kurang ajar, keterlaluan! bentak tante widia sambil menepis tanganku.
"Berani sekali,kamu kira siapa kamu haah... dasar orang kampung!! tante suli menghardik dengan marah dan melemparkan setumpuk foto-foto itu ke wajahku, "he...he...ayolah tante, coba bayangkan,gimana kalo foto-foto itu diterima paman di kantor, wah bisa-bisa tante semua jadi terkenal deh! kataku.
Kulihat kan tante suli tertegun diam, kurasa dia merasakan hal yang ku ucapkan tadi, kenapa harus kami yang tanggung jawab. Tante-Tante mu yang lain kok tidak ? tanya tante suli lemas. Oh,nati juga mereka akan dapat giliran,"jawabku."Bagai mana tante? Apa sudah berubah pikiran?
Baik,tapi kamu hanya melihat saja kan? tanya tante widia
Iya, dan kalu boleh sekalian memegangnya?" jawabku.
Kamu jangan macam-macam kamal, hardik tante suli. "Biarlah Mbakyu,dari pada ketaun,' jawab tante widia sambil berdiri dan mulai melepas pakaiannya, diikuti tante suli sambil merengut marah.
Hingga tanpak kedua tanteku itu telanjang bulat dihadapanku.Tante suli walau sudah berusia 43 tahun tapi tubuhnya masih montok, dengan kulit kuning langsangat dan sedikit gemuk dengan kedua payudaranya yang besar menggantung bergoyang-goyang denagn putih susunya juga besar. Turun ke bawah tampak pinggulnya yang lebar serta bulu hitam di selangkangan mat lebat.Tidak kalah dengantubuh tante widia yang berusia 37 tahu dengan tubuh langsing berwarna kuning langsat, serta payudara yang tidak begitu besar tapi nampak kenyal dengan puting yang sedikit naik keatas. pinggulnya juga kecil serta bulu kemaluannya di selangkangan baru di potong pendek.
Sudah kamal? tanya tante suli sambil mulai memakai bajunya kembali. "Eh, belum tante,kan tadi boleh pegang sekalian, lagian saya belum lihat vagina tante berdua denagan jelas," jawabku. "kurang ajar kamu," kata tante widia setengah berteriak. "Ya sudah kalo engga boleh kukirim foto-foto tante berdua nih? jawabku
Baik," balas tante suli ketus,"Apalagi yang mesti kami lakukan?
Dan buka lebar-lebar paha tante berdua," kataku ketiaka mereka mulai duduk.
Begini kamal, cepat ya, balas tante widia sambil membuka lebar kedua pahanya.
Hingga tanpak vaginanya yang berwarna kemerahan.
"Tante suli juga dong, rambutnya lebat sih, nggak kelihatan nih," kataku sambil jongkok diantara mereka berdua. "Beginikan," jawab tante suli yang juga mulai membuka lebar kedua pahanya dan tangannya menyibakkan rambut kemaluannya ke samping hingga tanpak vaginanya yang kecoklatan.
Kamal pegang sebentar ya?.. katku sambil tangan kananku coba meraba selangkangan tante suli sementara tangan kiriku meraba selangkangan tante widia. kumainkan jari-jari kedua tanganku di vagina tante suli dan tante widia. Sudah belum kamal ...ahhhh" kata tante suli sedikit mendesah. "Eeemmmhhhh...Uuuuuhhhhh,...jangan kamal tolong hentikan emmmmhhh! deah tante widia juga ketika tanganku samapai ke belahan kemaluannya.
Sabentar lagi kok tante, memang kenapa? tanyaku pura-pura sambil terus memainkan kedua tanganku di vagina tante suli dan tante widia yang mulai membasah.Eh, ini apa tante? tanyaku pura-pura sambil mengelus-elus klitoris klitoris mereka.
Oh,...itu kitoris namnay kamal, jangan kamu pegang ya .." desis tante suli menahan geli.
Iya jangan kamu gituin klitoris tante dong ," desah tante widia
Ini lubng vaginanya ya tante ? tanyaku sabil memainkan tanganku didepan lubang vagina mereka yang semakin basah."Boleh dimasukan jari enggak tante?
Keembali jariku membuka belahan vagina mereka dan memasukan jariku slep...selip... bunyi jariku keluar masuk di lubang vaginanya tente widia dan tante suli yang makin mendesah-desah tidak karuan.
Jangan kamal, jangan kamu masukin jari kamu ...Ooooh..." rintih tante widia.
Jangan lho anto ...sshhh.." desah tante suli sambil tangannya meremasi sofa.
"Ahhhh...kamal .." desah tante suli dan tante widia bersama-sama merasakan jari kamal menelusur masuki vagina dan memainkan klitoris mereka.
"ssshhh....kamal....." desah tante suli dan tante widia mulai merasakan tidak karuan saat jari-jariku memasuki vagina mereka. Bagai mana tante suli,tanyaku mulai memainkan jariku keluar masuk di vaginnya. Saya cium ya tante widia,"kataku.
"Jangan ...ssshhhh...kamal.... ena....rintih tante suli sambil tangannya meremasi rambutku menahan geli.
Gimana tante suli , geli tidak?,. tanya kamal.
ssshhhh...kamal....geli.." rintihannya merasakan daerah sensitifnya terus kumainkan sambil tangannya meremasi sendiri kedua payudarnya.
Tante boleh kah aku buka bajuku ?... jangan kaml... ku engga mendengar jeritan tante suli dan tante widia ku buka semua pakaianku dan aku ahirnya telanjang bulat ... ku tanya lagi ama tante boleh aku masukan penisku ke vagina tante?... di jawab engga boleh kamal...aku tak menghiou kan perkantan tante suli ku masukan perlahan dan ku genjot pelan dan penisku masuk semua ke dalam vagina tante suli kulihat tante suli dia mendesis oh....oh....enak kamal...
Aku merasakan sendasi luarbiasa, dan ku lihat tante winda mengocok-ngocok vaginanya kamal tante widia pingen masukin penis kamal cepet iya sabar tante aku beresin dulu dengan tante suli ,10 menit kemudian tante suli orgasme dan tante kejang-keajng memuntahkan nya cerot... ku keluarkan penisku dari vagina tante suli.
aku pindah ke tante widia ku angkat penisku lalu ku masukan penisku ke dalam vagina tante widi ku dorong badan ku dan langsung menempel ke vagina tante widia,ku tekan lulu masuk ke vagina tante widia,kugenjot-genjot perlahan kulihat wajahnya serasa ke enakan dan berdesis oh...oh....enak terus kamal genjot keras.
Cerita sex-Aaaahh....ahhhh....tante sebentar lagi aku keluar..." melenguh ....cerot....cerot....cer. terima kasih tante sudah membuat aku senang dan rasanya malem ini takan ku lupakan. aku bergegas memaki baju dan ber istirahat, tante suli dan tante widia memakai bajunya ke bali ku kasih foto-foto tante semua ini dan ku bergegas tidur ke kamar, ku lihat tante widia dan lina pergi dari villa.
.

0 Response to "Mengerjai Kedua Tante (Threesome)"
Post a Comment