Keperawannanku Direnggut Seorang Om Tajir melintir

keperawanannku di rebut seorang om tajir melintir




 Keperawan Nanku Direbut Om Tajir Melintir- Ini bermula ketika perusahaan expor-impor milik ayahku mengalami ke bangkerutan karena selisih mata uang Dolar dan rupiah begitu tinggi sehingga ayahku menaggung hutang ratusan juta rupiah pada rekan bisnisnya. ayahku meninggal dunia karena Hypertensi akut.

Rumah dan 3 mobil kami terpaksa di jual untuk melunasi hutang-hutangnya tersebut.Aku dan ibuku akhirnya pindah kerumah konterakan dengan sisa uang yang ada untuk modal hidup. Hal ini merupakan pukulan berat bagiku karena dari kecil aku sudah terbiasa hidup senang dan mewah tetapi aku berusaha untuk beradaptasi. Dengan terpakaksa sementara waktu aku hentikan dulu kuliah karena aku harus kerja untuk menambah pendapatan. Dengan modal wajah yang cantik plus body yang putih mulus aku dapat di terima sebagai SPG di perusahaan otomotif ternama di bandung.

Di sini aku mempunyai teman akrab sesama SPG bernama lidia,orangnya juga cantik dengan tubuh tinggi semampai seperti pragawati.Kami berdua sangat di kenal oleh para  karyawan karena selain ramah juga pintar memikat pelanggan agar membli kendaraan mewah yang kami peromosikan, sebagai besar mereka adalah para peria pengusaha, apalagi dengan baju seragam ketat dan di padu dengan rok mini yang menampak ke indahan kaki kami yang sampai ke atas lutut menjadi daya tarik utama setiap stand pameran otomotif. Sebenarnya aku cukup risih juga dipandangi oleh para pembeli tetapi terpaksa kulupakan karena itulah cara kami menjual mobil mewah.

Di antara SPG memang sering kudengar dari cerita lidia bahwa banyak di antaranya yang berlaku negatif yaitu selain mempromosikan barang otomotif juga bersedia diajak kencan oleh para pembeli. Lidia pun mengakui bahwa dirinya juga pernah melakukannya untuk menambah penghasilan,tapi hanya pelanggan tertentu saja yang ia layani.Aku hanya geleng-geleng kepala mendengarnya karena selama ini aku tidak memper dulikannya,yang penting aku tidak terbawa oleh arus mereka.

Setelah beberapa bulan kerja, musibah kedua menimpa kami lagi,ibuku yang sudah tua mendadak kambuh lagi penyakit ginjalnya,kali ini lebih parah karena sudah lama tidak kontrol kesehatan lagi. Menurut dokter ibuku harus segera menjalani oprasi ginjal dalam minggu ini atau tidak ada harapan lagi bila ditunda. Yang membuatku jadi pusing adalah masalah biyaya yang besar. Seluruh tabunganku yang ada hanya cukup untuk biaya rumah sakit saja sedang untuk oprasinya masih butuh belasan juta rupiah. Hal ini aku ceritakan pula pada lidia temen baikku siapa tahu dia dapat menolongku.

Biaya oprasi ibumu memang tinggi sekali,aku tak punya uang banya membantumu, tapi cobalah minta bantuan om Lukman direktur perusahaan kita bekerja, karena dia pernah juga membantuku. Ujar lidia memberikan solusinya. Om lukman memang direktur pemilik perusahaan otomotif tempatku bekerja orangnya agak gemuk pendek WNI keturunan, usianya 50-an, dengan pakaian selalu rapi dan necis. Sebenarnya aku paling engga suka menjumpai orang ini, walaupun sudah tua tapi matanya selalu jelalatan bila melihat para karyawati SPGnya yang menggunakan seragam promosi yang ketat dan rok mini yang tinggi, bahkan dia pernah dengan sengaja meraba pahaku ketika berpapasan dengannya di ruang ganti pakaian tapi segera kutepis dan kutinggal pergi.

Aku coba ke ruangan Om lukmah, ku ketuk pintu."Silahkan masuk ..! terdengar suara dari balik pintu yang ku ketuk ...,eeh...Winda, silahkan duduk sinta.. Tanpa ragu akupun duduk dikursi tamu yang berhadapan dengan meja kerja om lukman yang mewah. Ada yang bisa ku bantu? tanya om lukman sambil menatap nakal kearahku.

Aku jadi agak gugup dan sedikit berkeringat. Tanpa membyang waktu aku ceritakan masalahku untuk meminjam uang untuk biaya oprasi ibuku sebesar 19 juta rupiah. Sejenak kulihat om lukman berdiam diri, tapi kulihat lagi dia tersenyum licik sambil menatap tubuhku dalam-dalam.
beri
Mmmm..itu hal yang mudah, kamu bisa dapatkan uang itu tanpa harus meminjam .. tapi harus ada imbalannya.." kata om lukman sambilberkidap nakal. Saya tidak mengerti, imbalan apa yah om maksudnya? kataku agak serius.

Begini om lukman akan berikan uang sejumlah itu tanpa meminjam,tapi sebagai imbalannya beri aku keperawananmu. Kata om lukman singkat sambil tersenyum kurang ajar.Aku tertegun tak percaya mendengar permintaannya, bener-bener si tua ini umpatku dalam hati.

Aku tidak bersedia...! kataku ketus sambil berdiri dan keluar dari kantornya. Aku menunggumu bila berubah pikiran Winda ...! Selintas masih sempet ku dengar suara om lukman sebelum pergi ..! Dasar kataku lagi. Di rumah ku tumpahkan semua kekesalanku dengan menangis sepuas puasnya, sepertinya aku tak punya pilihan lagi, bila tidak segera dioprasi ibuku akan meninggal tapi dipilihan lain aku harus menyerahkan ke perawananku pada bandot licik yang mengincar keindahan tubuhku. Tak ada cara lain untuk mendapatkan uang sebesar itu, demi kesembuhan ibuku akhirnya ku putuskan untuk menjumpai om lukman lagi keesok harinya. Dengan memakai seragam SPG dan rok mini yang ketat, jam 09.00 pagi aku datangi lagi ruangngan kantor Om lukman.

he...he...he..he akhirnya kau datang juga winda cantik, apakah kau sudah siap melayaniku diranjang he..he..he..? Om lukman tertawa penuh kemenangan. Aku hanya diam saja menerima ajakan itu. Oke, no problem "Om lukman menuliskan selembar cek dengan nominal sesuai ia janjikan kemarin kmudian di depanku dia menelepon rumah sakit untuk memastikan oprasi hari ini. Segera aku masukan cek itu kedalam tas kecilku ,aku memang membutuhkannya.

Semuanya sudah beres, sekarang aku tepati janjimu nona cantik,mari ikut aku.."kata om lukman sambil menggandengku keluar ruangan.Kali ini engkau menang..! kataku dalam hati sabil mengikutinya masuk kedalam mobil. Om lukman ternyata membawa ke sebuah hotel terkenal di bandung. Sepertinya om lukman sudah sering datang kemari, setengah ketakutan aku melangkah masuk kehotel tersebut. Debaran jantungku semakin kencang ketika Om lukman menggandengku menuju kamar VIP dilantai enam. 

Beberapa pasang mata pegawai hotel nampak menatap kami,mungkin aneh dipandang seorang gadis muda cantik berjalan digandeng lelaki tua bangka menuju kamar hotel mereka pasti sudah tau apa akan yang terjadi pada gadis cantik itu..ahh terlalu beruntung situa ini dapat kuda tunggangan yang aduhai. Aku terpaku berdiam diri di depan pintu kamar 603 yang sudah di buka Om lukman, rasanya aku ingin segera lari dari tempat ini.

Ayo masuk winda,...Kita selesaikan urusan kita. Kata Om lukman sambil menari tanganku dan menutup pintu kamar hotel. Begitu pintu di koci Om lukman langsung memelukku merapat ketembok, rupanya napsunya sudah tak tertahan lagi ,melihat kemulusan kulit tubuhku.Aku sedikit berontak ketika tangan Om lukman mulai meraba pahaku yang putih , mataku melotot marah padanya.Hampir saja kutampar wajahnya yang klimis itu.

Ingat perjanjian kita wida , keinginanmu sudah aku penuhi .. sekarang aku bebas menikmati keidahan tubuhmu..! Kata Om lukman sambil kembali mengangkat rok miniku sehingga menampakan kemulusan pahaku lalu menjamahnya ... oughhhhh...aahhh . Entah kemana keangkuhan dan kesombonganku selama ini, kali ini aku tak berdaya melawannya,aku memang sudah terikat perjanjian itu dan tubuhku saat ini adalah miliknya.Aku hanya bisa memejamkan mata ketika kurasakan tangan OM lukman mulai rajin menyusuri pahaku sampai ke pangkal atas ...aaah..aahh.Rasanya aku ingin menangis saja tapi air mataku tak ada yang keluar.

Oooh aaahhh..." Suara napasku taksanggup lagi kutahan ketika tangan Om lukman menyusup kedalam celana dalamku dan bermain di sana. Om lukman tersenyum senang melihat winda tanpak pasrah dalam pelukannya. Selama ini winda selalu angkuh bila didekatinya bahkan pernah mempermalukannya dihadapan para SPG yang lain. Setelah puas menjamahi selangkanganku,Om lukman lalu melepasku dan mengajakku berjalan ke dalam ruang utama yang lebih luas. Sambil berjalan mengikutinya aku merapihkan kembali rok miniku yang mulai acak-acakan akibat jamahan tangan Om lukman.Kulihat sebuah ranjang yang besar dan mewah di tengah ruangan ini.

Kamu tunggu di sini dulu,aku mau minum jamu kuat biar bisa menjebol gawangmu.Kata Om lukman sambil berkedip nakal.Aku memalingkan muka pura-pura tidak mendengar perkataannya. Begitu Om lukman pergi aku segera membuka tas kecilku, dari dalam tas itu kukeluarkan sebutir pil kontrasepsi yang sudah aku persiapkan dari rumah dan segera menelannya karena aku tak mau hamil akibat perbuatan Om lukman. Tampaknya Om lukman sudah bisa biasa nyewa kamar hotel ini,tak berani kubayangkan sudah berapa banyak gadis muda cantik yang sudah di garapnya diranjang itu. Temanku lidia lidia yang cantik pun pernah cerita bahwa dirinya juga pernah digarap om lukman disebuah kamar hotel bintang lima beberapa kali. Selera om lukman cukup tinggi pada perempuan cantik.Aku meletakan tasku diatas meja kecil ketika kulihat om lukman yang bertubuh gemuk pendek mendekatiku.

Aku sudah siap menjebol perawanmu nona cantik ..hehe..he..he"kata Om lukman sambil mulai memelukku,tanganya meraba payudaraku yang membusung kencang. Aku tak mampu meng hindar lagi ketika mulutnya dengan bernapsu melumat lumat bibir merahku. Perasaan geli jijik dan takut bercampur menjadi satu.Tapi ..ini memang sudah sangat berpengalaman menaklukan wanita. Tangannya kini makin berani menyusup ke dalam baju ketat lengan pendek yang kupakai, terus bergerak menyusup kebalik BH-ku, beberapa kancing bajuku lepas.

Degub jantungku bertambah kencang dan napasku makin memburu ketika kurasakan tangan kasarnya mulai mengerayangi dadaku, Aku hanya mandah saja ketika Om lukman mulai menjamah tiap jengkal tubuhku,aku aku sudah terikat perjanjian. Sambil menyupangi leherku yang putih bersih tanganya mulai menaikan rok mini yang kupakai sambil meraba-raba pahaku yang jengjang dan mulus. Satu-persatu kancing bajuku diperetelinya tanpa dapat ku cegah sehingga BH-ku yang berwarna kuning muda,belahan dada dan perutku yang rata nampak jelas menantang. Tanganku tak mampu menutupinya lagi.

Melihat payudaraku yang kencang itu Om lukman makin bernafsu, dengan kasar BH itu dibukakannya lepas dan menyebul lah payudaraku yang putih mulus dengan putih susu berwarna merahku. "Wah ..tubuhmu memang bener-bener mulus dan indah winda .."Sungguh beruntung aku dapat menikmatinya ..he..he...he. Mata Om lukman melotot  memandangi buah dadaku. Secara reflek tanganku berusaha menutupi payudaraku yang terbuka itu tetapi Om lukman yang sudah berpengalaman langsung menangkap kedua tanganku dan membentangkannya lebar-lebar.

Mataku terpejam tak sanggup menahan malu, selama ini belum pernah ada laki-laki yang berani menjamahku karena aku sangat galak menjaganya, tapi kali ini aku tak berdaya menolaknya. Tubuhku menggelinjang -gelinjang menahan birahi karena cumbuan Om lukman pada dadaku, secara bergantian Om lukman menghisap habis kedua puting susuku yang kenyal itu bagaikan bayi yang kehausan.

Oooooh...ohhhh...ooohhh" suara rintihanku tak dapat lagi kutahan. Bandot tua ini benar-benar pintar merangsangku.Kemaluankau mulai terasa besar dibuatnya. Perlahan ku rasakan Om lukman muli membuka reseleting rok miniku dan melorotkannya kebawah, tak lama celana dalamkupun menyusul lepas sehingga tubuhku yang indah sudah tak tertutup selembar benangpun.Aku mengeluh pasrah ketika Om lukman mendorongku hingga jatuh terlentang di atas kasur. Sambil berjalan mendekat dia melepas pakaiannya satu persatu.

Setelah dia membuka celana dalamnya tanpak olehku  kemaluannya yang sudah menegang dari tadi. Gila .."Ternyata penisnya besar juga,aku tak berani menatapnya. Dibentangkannya kedua belah pahaku di depan wajahnya. Tatapan matanya sangat mengerikan saat memandangi daerah selangkanganku yang ditumbuhi bulu-bulu halus,seolah-olah seperti monster lapar yang siap memangsaku.Om lukman membenamkan wajahnya pada selangkanganku, dengan penuh nafsu dai melahap dan menghisap hisap vaginaku yang sudah basah itu, lidahnya dengan liar menjilati dingding vagiana dan klitorisku.

Aku berpikir-pikir kecil dibuatnya, Bandot tua ini benar-benar ingin menikmati kecantikan tubuhku luar dalam. Perlakuannya sungguh membuat diriku serasa terbang, tubuhku menggelinjang-gelinjang geli di iringi erangan nikat yang terpaksa.Sampai akhirnya kurasakan otot tubuhku mengejang dasyat, aku mencapai orgasme pertamaku. Cairan vaginaku tak dapat lagi kubendung.

Sluurup.....sluruuup....ssshhhrp...." demikian bunyinya ketika Om lukman menghisap sisa-sisa cairan vaginaku. Cairan orgasme gadis perawan adalah resep awet mudaku selama ini..." kata Om lukman tersenyum puas. "Luar biasa nikmatnya vaginamu, sekarang saatnya aku nik mati pula penisku ini winda..." kata Om lukman sambil menyodorkan batang penisnya yang tegang ke mukaku.

Jangan aku tak mau...! kataku sambil berusaha menolak batang kemaluannya tapi Om lukman mengancam dan terus memaksakan penisnya masuk ke mulutku sambil terus memaju -mundurkan penisnya di mulutku. Pada awalnya aku tetap menolak, namun dia menahan kepalaku hingga aku tidak dapat melepaskannya. Terpaksa kuturuti pula kemauannya kuhisap kuat -kuat penisnya  hingga matanya merem melek kenikmatan.Harga diriku bener-bener jatuh saat ini, aku dipaksa melayaninya dengan oral. Tak terasa sudah 14 menit aku memuaskan Om lukman, penisnya sudah semakin besar dan keras, dia mengakhirinya dengan menarik kepalaku.

Sekarang saatnya aku pecahkan perawanmu winda..." kata Om lukman sambil menindih tubuhku dan membuka lebar-lebar kedua pahaku. Aku memejamkan mata menunggu detik-detik ketika penisnya menerobos vagianku. Menyadari kalau aku masih perawan,Om lukman tak hanya melebarkan keua pahaku. Namun dengan jari jemari tangannya Om lukman kemudian membuka kedua bibir vaginaku,kemudian dengan perlahan di pandunya batang penisnya yang sudah tegang kearah lubang vaginaku yang sudah terbuka. Setelah di rasa tepat,perlahan om lukman pun menekan pantatnya kebawah.

Auuww...akhhh...auwww...! ooohhh. Aku memekik kesakitan sambil meronta ketika batang penis Om lukman mulai memasuki lubang kewanitaanku. Keringatku bercucuran membasahi tubuhku yang telanjang bulat, keperawananku yang selama ini kujaga mulai ditembus oleh Om lukman tanpa sanggup ku cegah lagi.Aku meronta ronta kesakitan...Om lukman yang sudah berpengalaman tak ingin serangannya gagal karena rontaanku segera tangan menahan pantatku,lalu dengan cepat,ditekan pantatnya kembali kedepan sehingga separuh batang kelakiannya pun amblas masuk kedalam vaginaku.

Aahhhh....ahhhhh....aakkhhh...! Aku memekik kesakitan bersama dengan jebolnya keperawananku. Hancur sudah kehormatanku di tangan bandot tua itu.Sesaat aku masih meronta ronta pelan, namun karena pegangan kedua tangan Om lukman dipantatku sangat kuat hingga rontaanku tiada arti. Batang penis terus menerobos masuk mengkoyak koyak sisa perwanku. Tangisanku mulai tergerak lirih diantara desah napas Om lukman yang penuh birahi. Tubuhku yang putih mulus kini tak berdaya dibawah himpitan tubuh Om lukman yang gendut. Sesat Om lukman mendiamkan seluruh batang penisnya terbenam membelah vaginaku sampai menyentuh rahimku, perutku terasa mulas dibuatnya.

Ha...ha...ha....ha.Tak perlu nangis nona cantik kau sudah kuperawani saat ini, lebih baik nikmati saja ini. ejek Om lukman sambil mulai menggoyang pantatnya maju mundur perlahan.Penis Om lukman kurasakan terlalu besar masuk ke vaginaku yang masih sempit, setiap gesekan penis Om lukman menimbulkan rasa nyeri yang membuatkumerintih rintih,tetapi buat Om lukman terasa nikmat luar biasa karena penisnya tercepit erat oleh memek winda yang masih rapat dan baru ditembus perawannya. Inilah nikmatnya makan gadis perawan muda yang selama ini membuat Om lukman jadi ketagihan.

Lebih baik kunikmati saja perkosaan ini. Pecah perawan SPG cantik"Ooooh..." Ooooouuugh...aaahhmmm...,sssssttthhhz.!erangan panjang keluar dari mulutku  yang mungil. Akhirnya biarkan diriku terbuai dan larut dalam goyng birahi Om lukman.

Darah perawnku kurasakan muali mengalir keluar membasahi seprai di bawah pantatku.Rasa sakit ini mulai hilang.Sambil bergoyng menyetubuhiku bibirnya tidak henti-hentinya melumat bibir dan pentil susuku, tangannya pun rajin menjamahi tiap lekuk tubuhku sehingga membuatku menggeliat geliat kenikmatan akhirnya Om lukman mengeluarkan Air maninya cerot...cerot...cerot...oh...oh  winda Om keluar,dia langsung melemas. Perlahan aku bangkit dari tempat tidur,dengan selimut yang melilit ditubuhku aku memunguti kembali pakaianku yang tercecer di lantai,segera aku menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Selintas kulihat Om lukman duduk mengenakan kimono di sofa sambil menikati sebatng cerutu dibibirnya.Om lukman tersenyum memandang tubuhku,Aku memalingkan muka dan mempercepat langkahku masuk ke kamar mandi.

Aku mengenakan kembali baju dan rok miniku setelah lebih setengah jam membersihkan tubuhku. Dalam keadaan rapi Aku keluar dari kamar mandi,kulihat Om lukman masih duduk di sofa sambil memegang botol minuman.

Aku ingin pulang Om ...Perjanjian kita sudah selesai...! kataku sambil meraih tas kecil milikku di atas meja. "Belum selesai winda ...aku masih belum puas,..! kata Om lukmansambil berdiri menghampiriku. "Tapi...bukan kah om lukman tadi sudah mendapatkan keperawananku ..seseuai dengan kesepakatan kita..! kataku sambil menepiskan tangan Om lukman yang berusah menjamah dadaku. 
Memang benar ..tapi tapi merasa belum puas ..! kata Om lukman tersenyum kurang ajar. Aku tak mau lagi om... aku mau pulang ...! kataku sambil melangkah cepat menuju pintu keluar kamar.

Winda ...aku akan menelepon ke Bank dan membatalkan cek yang kuberikan padamu bila kamu menolaknya..! Ancaman Om lukman sedikit keras. Langkahku jadi terhenti karena ancamannya, pikiranku jadi kalut, ini benar-benar licik . Bila aku menolaknya dan om lukman membatal cek itu dengan menelepon Bank, maka akan siasialah pengorbananku ini. Om lukman kembali mendekatiku dan  menyentuh bahuku .

Bagaimana,kau bersedia melayaniku lagi..? tanyanya sambil meraih pinggangku yang langsing.Aah.. benar-benar sialan tua bangka ini, aku tak berdaya menolaknya. Kupikir pikir unntuk apa lagi jual, toh aku sudah tak perawan lagi .Akhirnya dengan berat hati aku hanya dapat menganggukkan kepala. Sekali ini aja Om lukman ...Ktaku singkat. "Oke...no problem .."Kata Om lukman senang sekali.

Tanpa basa basi lagi Om lukman langsung membuka kancing-kancing bajuku dan melepaskannya kelantai sehingga nampaklah BH-ku yang berwarna kuning . Dengan kasar BH itu ditariknya lepas sehingga buah dadaku yang putih bersih kembali terbuka lebar menampakan kemulusan kulitku yang tersembunyi.Aku memaki-maki dalam hati tanpa mampu berbuat sesuatu untuk mencegahnya. Buah dadaku yang sudah terbuka lebar itu langsung di serang Om lukman dengan bernapsu, lumatan-lumatannya makin menggila... 

Aaaahhhh...ooooghhh.." Hisapan hisapan lidahnya pada puting susuku menyebabkan benda itu makin mengeras saja. Aku memejamkan mata pasrah berusaha menikamti perasaan itu, kubayangkan yang sedang mencumbui tubuhku ini adalah pria muda. Dan Om lukman mebuka kimononya dan kemaluannya langsung terlihat dan menutun ke kmaluannya ke lubang vagina ku sedikit demi sedikit Om lukman memsukannya dan badan om lukman mendorong tubuhnya ke pantatku sehingga penisnya masuk ke vagian ku dan aku mendesis oh....oh....ohhh om enak tapi perasan ini masih sakit terhadap Om lukman..! 

Om lukman keluar Akhirnya akupun tertidur kelelahan di pelukan Om lukman setelah beberapa ronde tadi melayani napsu birhinya yang tak putus-putus. Setelah puas mengerjaiku barulah Om lukman mau melepaskanku dan mengantarkanku pulang.Sepanjang jalan aku hanya diam dan membisu di samping Om lukman yang mengemudikan mobil,aku masih sakit hati padanya yang telah berhasil memperdayaiku, tubuhku habis-habisan dikerjainya,vaginaku masih terasa sakit akibat paksaannya bersetubuh,bagian tubuhku yang tersembunyipun dengan penuh dengan warna merah bekas cupangannya terutama dibagian buah dadanya dan paha putihku.

Dan kata Om lukman bila kamu butuh uang lagi, kamu bisa hubungi aku lagi winda...Tentunya kamu tak keberatan khan,memberikan kenikmatan tubuhmu itu..he...he...he. Kata om lukman sebelum aku turun dari mobilnya.Aku diam saja sambil berlalu darinya,sudah pukl 7 malam saat aku tiba didepan rumahku.

Ternyata hampir seharian aku dikerjai bandot tua itu. Suatu saat akan kubalaskan dendamku ini, akan kuhabiskan hartanya,tunggulah tak akan lama lagi waktu itu akan tiba, kau harus bayar mahal kenikmatan yang kau dapat dari kemulusan tubuhku. 










Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Keperawannanku Direnggut Seorang Om Tajir melintir"

Post a Comment