Kakak Ketagihan Seks Adik kandung Hot
Kaka Ketagihan Seks Adik kandung- Nama aku sinta,saat ini tercatat sebagai mahasiswa pisika Universitas swasta yang ada di Tangerang . Ayah aku berasal dari tangerang, sedangkan ibu aku asli lumajang, mereka tinggal di lumajang.Cerita dewasa sedarah ini menceritakn kisah nyataku yang terjadi saat masih duduk di bangku sekolah,tepatnya saat kelas 2 SMA. Dan sekandal seks tabu ini masih terus berlanjut sampai detik ini! Aku terus kecanduan ngentot ama adik kandung Aku sendiri. Sedangkan kakak kandung hasrat hubungan sex dengan adik itu selalu saja gagal kubendung.
Aku anak yang paling tua dari tiga bersaudara. Aku mempunyai satu adik laki-laki dan satu adik perempuan. Umurku berbeda 2 tahun dengan adik lelakiku namun adik perempuanku beda lagi 11 tahun .Kami sangat di manja sekali sama orang tua kami, sehingga tingkahku yang tomboy dan suka maksa pun tidak dilarang oleh mereka. Begitupun dengan adikku yang tidak mau disunat walau pun dia sudah kelas 1 SMP.
Waktu kecil,Aku sering mandi bersama adik aku, tetapi dia masuk sekolah dasr,kami tidak tidak pernah mandi bersama lagi. Walau pun begitu,Aku masih ingat betapa kecil dan keriputnya penis adik aku. Sejak saat itu,aku tidak pernah melihat lagi penis adik aku. Sampai satu hari,aku sedang asik telepon dengan temen cewekku.Aku telepon berjam-jam, kadang tawa keluar dari mulutku, kadang kami serius bicara tentang sesuatu, sampai akhirnya aku rasakan kandung kemihku penuh sekali dan aku kebelet pingin pipis. Bener-bener kebelet pipis sudah di ujung lah. Cepat-cepat kuletakkan gagang telepon tanpa permisi dulu sama temenku.Aku berlari menuju ke toilet terdekat. Keteika ku dorong ternyata seang di kunci.
Hallo..! Siapa di dalam buka dong...! Udah nggak tahan...! Aku berteriak sambil menggedor-gedor pintu kamar mandi. Iyaaa ..! wani...! ternyata adikku yang di dalam. Terdengar suaranya dari dalam. Nggak bisa nunggu ..! Cepetan ..! kata aku memaksa. Aduhhhh... Aku bener-bener sudah tidak kuat menahan ingin pipis.
Kreotttt...! terbuka sedikit pintu toilet, kepala adiku muncul dari celahnya.
Tanpa menjawab pertanyaannya,Aku langsung menyerobot ke dalam karena sudah tidak tahan. Langsung aku jongkok, menaikan rokku dan membuka celana dalamku.
Ceritttt keluar air seni dari vagina aku.
Kulihat adikku yang berdiri di depanku, badannya masih telanjang bulat. Yahhhh...! Sopan dikit napa kak?... teriaknya sambil melotot tetap berdiri di depanku. Wani ..! Udah engga kuat nih kata aku sebenarnya aku tidak mau menurunkan pandangan mata aku ke bawah. Tetapi sialnya, turun juga dan akhirnya kelihatan deh burungnya si adik aku ...hahaha...ha.. Masih keriput kayak dulu, cuman sekarang agak gede dikit kataku dalam hati.
Aku takut tertangkap basah meliaht kontolnya, cepat-cepat kunaikkan lagi mata aku melihat ke matanya, eh ternyata dia sudah tidak meliahat ke mata aku lagi. Sialan..! Dia melihat vagiana aku yang lagi mekar sesang pipis. Cepat-cepat ku tekan sekuat tenaga otot di vagiana aku biar cepat selesai pipisnya. Tidak sengaja, kelihatan lagi burungnya yang masih belum di sunat itu. Sekarang penisnya kok pelan-pelan semakin gemuk. Makin naik sedikit demi sedikit,tapi semakin kelihatan lemas denga kulupnya masih menutupi helm penisnya.
Sialan nih adikku.Malah ngelihatin lagi, Mana belum habis nih air kencing..! aku bersungut dalam hati. Ooooo.. Kayak gitu ya kak?... katanya sambil tetap melihat Vagina aku. Eh kurang ajar lu yah dik! langsung saja Aku berdiri mengambil gayung saja Aku berdiri mengambil gayung dan kulemparkan ke kepalanya. Klotookk.! Kepala adikku memang kena pukul,tetapi hasilnya air kencingku kemana-mana, mengenai rok dan celana dalamku.
Yah...Basah deh rok kakak ... Kata Aku melihat rok dan celana dalamku. Suyukurin..! Makannya jangan masuk seenaknya.! Katanya sambil mengambil gayung dari tanganku. Mandi lagi ahh..! lanjutnya sambil menyeduk air dan menyiram badannya. Terus dia mengambil sabun dan mengusap sabun itu ke badannya. Waduh ... Sialan nih adik gw! sungutku dalam hati. Waktu itu aku bingung mau gimana nih.Mau keluar,tapi aku jijik pake rok dan celana dalam yang basah itu. Akhirnya ku putuskan untuk buka celana dalam dan rokku, lalu pinjam handuk adikku dulu. Setelah salin, baru ku kembalikan handuknya.
Udah.. pake aja handuk aku kak! kata adikku. Sepertinya dia mengetahui kebingunganku. Kelihatan kontolnya mengkerut lagi. Jadi lucu lagi gitu...! hihi..! dalam hatiku. Aku lalu membuka celana dalam aku yang warnanya merah ati, lalu di lanjutkan dengan membuka rok. Kelihatan lagi deh memek aku. Aku takut adiku melihatku dalam keadaan seperti itu. Jadi kulihat adik aku. Eh sialan,dia memang memperhatian aku yang tanpa celana.
Kakak memek kakak gemuk kaya gitu ya?...
Kakak...! katanya sambil nyengir.
Sialan,dia menghina vagian aku, Daripada culun kayak punya lho..! kata aku sambil memukul bahu adik aku. Eh tiba-tiba dia berkelit,wakzzzzz..! katanya.
Karena aku memukul jatuh ke tubuhnya. Kena deh pantatku ke penisnya.
lihhh... Rasanya geli banget ...! cepet-cepet kutarik tubuhku sambil bersungut,huh...huh..! kaka sih..!
Kak...kata kakak tadi culun, kalau kayak gini culun nggak...?katanya mengacuhkan omongnku sambil menunjuk ke penisnya. Kulihat penisnya mulai lgi seperti tadi, pelan-pelan semakin gemuk, makin tegak ke arah depan. Ya... gitu dong ..! Masik kayak anak SD ya...? kata Aku mengejek dia.
Padahal aku kaget juga,ukurannya bisa bertambah begitu jauh. Inginjuga sih tahu sampai di mana bertambahnya. Iseng aku tanya,gedein lagi bisa nggak?.. kata aku sambil mencibir. Bisa ...! Tapi kaka harus bantu adik dong..! katanya lagi. Meganginnya ya...? wisss ...ya nggak mau lah ..! kataku Bukan..! kakak taruh ludah aja di atas kontolku...! jawabnya.
Karena penasaran ingin melihat penis cowok kalu lagi penuh, kucoba ikuti perktaan adik. Gitu dong kan...? Mau kakak ngeludahin kamu mah. Dari dulu kakak pengen ngeludahin kamu , ujarku. Sialan nih adikku,Aku dikerjain. Kudekatkan kepala Aku ke arah penisnya,lalu Aku membuang ludahku, kulihat penisnya sudah bergerak, kelihatan penisnya naik sedikit demi sedikit. Diameternya makin lama semakin gede,jadi kelihatn semakin gemuk.Dan panjangnya juga bertambah. Keren banget kelihatannya.Geli di sekujur tubuh melihat itu semua. Tidak lama kepala penisnya mulai kelihatan di antara kulupny. Perlahan-lahan mendesak ingin keluar. Wahh..! Bukan main perasaan seingatku waktu itu. Aku bener-bener asik melihat helem itu perlahan muncul.
Akhirnya bebas juga kepala penis itu dari halangan kulupnya. Penis adik ku sudah tegang sekali. Menunjuk ke arahku. Warnanya kini lebih merah.Aku jadi terangsang melihatnya. Kualihkan pandangan ke adikku. Hehe.. dia ke arahku. Masih culun engga..? katanya lagi.hehe...! Macho kan kakak! katanya tetap tersenyum . Tangannya tiba-tiba turun menuju ke selangkanganku. Walau pun Aku terangsang, tentu saja aku tepis tangan itu.
Apan sih dik...! kubuang tangannya ke kanan.
Kak..! Please kakak ... Pegang aja kakak ... Nggak akan diapa-apain ...Aku pengen tahu rasanya megang itu-nya cewek. Cuma itu aja kak.. kata adik aku, kembali tangannya mendekati selangkangan dan mau memegang memek aku.
Ehhhmmm.. Sebenarnya Aku mau jaga image, masa mau sih sama adik sendiri, tapi aku juga ingin tahu bagai mana rasanya di pegang oleh cowok di memek !hihihihi.... Inget ...! Jangan di gesek-gesekan, terus aja tanganmu di situ..! akhirnya aku mengiyakan.Deg-degan juga hati ini.
Tangan adik aku lalu mendekat, bulu kemaluanku sudah tersentuh oleh tangannya.Ihh geli sekali... Gw lihat penisnya sudah keras sekali, kini warnanya lebih kehitaman di banding dengan sebelumnya. Oppsstt.. Hangatnya tangan sudah terasa melingkupi vagina aku. Aku jadi semakin terangsang sehingga tanpa dapat di tahan,vagina aku mengeluarkan cairan.
Hihi... kakak terangsang ya?..
Enak aja... Sama adik mah mana bisa terangsang..!
Jawabku sambil merapatkan selangkang aku agar cairannya tidak semakin keluar.
Ini basah banget apaan kak?...
Itu sisa air kencing kakak tahu.. ! kata aku berbohong padanya.
Kak... memek tu anget, empuk dan basah ya?..
Tau ah.,... Udah belum?... Aku berlagak sepertinya aku menginginkan situasi itu berhenti, padahal sebenernya aku ingin tangan itu tetep berada di situ,bahkan kalau bisa muli bergerak menggesek bibir memek aku.
Kak ...gesek-gesek dikit yah?.. pintanya.
Tuh kan?... katanya cuma pegang aja ..! aku pura-pura tidak mau.
Dikit aja kak...Pleasse..!
Terserah adik aja deh ...! Aku mengiyakan dengan nada malas-malasan, padahal mau banget tuh, hihi..hihi. Habis enak sih.
Tangan adik aku lalu makin masuk ke dalam, tersa bibir vagina Aku terbawa juga ke dalam. Uuhhhh ..! Hampir saja kata-kata itu keluar dari mulut aku. Rasanya nikmat sekali.Ohoh di dalam vagian aku muli terasa berdenyut,lalu tangannya ditarik lagi,bibir vagina aku ikut tertarik lagi.
Ouughhhh...! akhirnya keluar juga desahan nafasku menahan rasa nikmat di vagiana aku. Badanku terasa limbung, bahuku condong ke depan. Karena takut jatuh,aku bertumpu pada bahu adik aku.
Enak ya kakak?..
Heeehe...jawabku sambil memejamkan mata. Tangan adik aku lalu mulai maju dan mundur, kadang klitoris aku tersentuh oleh telapak tangannya. Tiap tersentuh rasanya nikmat luar biasa, badan ini akan tersentuh rasanya nikmat luar biasa, badan ini akan tersentak ke depan. Kak..! Adik juga pengen ngerasain enaknya dong..!
Kamu mau di apain ?... jawab aku lalu membuka mata dan melihat ke arahnya. Ya pegang-pegangin juga..! katanya sambil tangan satunya lalu menuntun tanganku ke arah kontolnya. Kupikir egois juga jika aku tidak aku mengikuti keinginannya. Kubiar kan tangannya menuntun tanganaku. Terasa hangat penisnya di genggaman tangan ini. Kadang terasa kejutan di dalamnya . Karena masih ada sabun di penisnya, dengan mudah aku bisa memaju - mundurkan tanganku mengocok penisnya.
Kulihat tubuh adikku kadang-kadang tersentak ke depan saat tanganku sampai ke pangkal penisnya. Kami berhadapan dengan satu tangan saling memegang kemaluan dan tangan satuanya memegang bahu. Tiba-tiba dia berkata kak...! Titik adek sama memek kakak di gesekan aja yah...!
hooh aku langsung meng iyakan karena aku sudah tidak tahan menahan rangsangan di dalam tubuh. Lalu dia melepas tangannya dari vagina aku, memajukan badannya dan memasukan penisnya di antara selangkangan aku. Terasa hangatnya batang penisnya di bibir vagiana aku. Lalu dia memaju-majukan pinggulnya untuk menggesekkan penisnya dengan vagina aku.
ooohhhh..! aku kini tidak malu-malu lagi mengeluarkan erangan. Dek...masuk aja ...! kakak udah nggak tahan ...! Aku benar-benar tidak tahan, setelah sekian lama menerima rangsangan.Aku akhirnya menghendaki sebuah penis masuk ke dalam meme aku. Iya kakak...!
Lalu dia menaikkan satu paha aku, dilingkaran ke pinggangnya, dan tangan satuanya mengarahkan penisnya agar tepat masuk ke itil aku. Aku terlonjak ketiaka sebuah benda hangat masuk ke dalam kemaluanku. Rasanya ingin menarik sekuatnya untuk melampiaskan nikmat yang kurasaahirnya aku hanya bisa menggigit bibir aku untuk menahan rasa nikamt itu.
Ooohhh...! katanya .
Pantatnya di tekannya lama sekali ke arah vagina aku lalu badannya tersentak-sentak melengkung ke depan. kurasakan cairan hangat di dalam vagina aku. Lama kami terdiam dalam posisi itu kurasa penis nya masih penuh mengisi vagiana aku. Lalu dia mencium bibirku dan melumatnya. Kami berpagutan lama sekali, melumat bibir lama sekali. Tangannya lalu meremas payudara dan memelintirkan putinnya. Kakak ...! kak nungging, terus pegang bibir bathtub itu...! tiba-tiba dia berkata.
Wah...! gila adik ya ..!
Udah ... ikutin aja ..! katanya lagi.
Aku pun mengikuti petunjuknya. Aku berpegangan pada bathtub dan menurunkan tubuh bagian atasku, sehingga batang kemaluannya sjajar dengan pantatku,aku tahu adikku bisa melihat dengan jelas vagian aku dari belakang.Lalu dia mendekatiku dan memasukkan penisnya ke dalam vagina aku dari belakng.
Uuuuhhhhh...! Aku menjerit saat penis itu masuk ke dalam rongga vagina aku. Rasanya lebih nikmat itu lebih kurasakan karena tangan adikku yang bebas kini meremas-remas payudara aku. Adikku terus memaju-mundurkan pantatnya samapi sekitar 11 menit ketika kami hampir bersamaan mencapai orgasme. Aku rasakan lagi tembakan sprema hangat membasahi rongga vagina aku, kami lalu berciman lagi untuk waktu yang cukup lama.
Setelah kejadian itu,kami jadi sering melakukannya, terutama di kamar Aku ketiak malem hari saat orang tua sudah pergi tidur. minggu -minggu awal, kami melakukannya bagaikan pengnten baru,hampir setiap malam kami bersetubuh.Bahkan dalam selamalam kami bisa melakukan sampai 5 kali.Biasanya aku membiarkan pintu kamar aku tidak terkunci, lalu sekitar jam 1 malem,adik aku akan datang dan menguncinya. lalu kami bersetubuh sampai ke lelahan. Begitulah cerita dewasa sedarah itu terjadi, dan terus terabng aku kecanduan ngentot ama adik aku sampai sekarang!

0 Response to "Kakak Ketagihan Seks Adik kandung Hot "
Post a Comment