Jual Diri Demi Membayar Hutang Keluarga

Jual diri demi membayar hutang keluara-untuk anda semua yang pastinya akan membuat anda sange.Eva 18 tahun adalah seorang gadis sma yang cantik menarik,dan bisa di bilang sexy, rambutnya yang sebahu menambah cantik penampilannya.


menjelang usia 19 tahun,ia ia telah menjelma menjadi seorang wanita yang sangat menggairahkan, bentuk pinggulnya dan buah dadanya yang lumayan besar, cukup membuat laki-laki terpanah. Eva tinggal dengan ayahnya, ibunya telah meninggal beberapa tahun lalu karena kecilakaan mobil.Sejak itu ayahnya yang mengurus eva, sebenarnya ayah eva masih cukup pantas untuk menikah lagi, namun ia telah berjanji untuk tidak menikah lagi,dan hal itu lah yang membuat eva  bahagia dengan hidupnya yang sekarang.

Sayang eva tidak tahu apa sebenarnya yang telah bergejolak dalam pikiran ayahnya. Sebagai lelaki normal tentu saja, pak ucu (ayah eva) tentu saja masih membutuhkan dan menginginkan dekapan hangat seorang wanita. Apalagi sering eva yang bertambah dewasa, naluri kelaki lakian sang ayah terusik. tiap malam tanpa sepengetahuan eva.sang ayah sering memandangi eva yang tertidur lelap, memandangi lekuk tubuhnya dibalik baju tidur, memandangi paha mulus eva yang terlihat karena bajunya tersingkap.

Namun untunglah sang ayah masih punya moral, tidak mau berbuat lebih,karena ia sadar bagai manapun eva adalah anaknya. Sebuah moralitas yang segera akan berubah. Siang itu,pak ucu sedang menerima dua orang tamu. ipan dan budi. mereka berdua datang untuk menagih hutang pak ucu yang lama tidak di bayar, hutang yang tersisa ketika pak ucu harus membayar biaya rumah sakit istrinya yang sangat mahal sebab ketika ibunya eva dibawa ke rumah sakit ia tak langsung meninggal namun sempat koma untuk beberapa minggu.Kesulitan mencari uang akhirnya pak ucu punya pilihan lain selain meminjam uang pada ipan.

ipan sendiri terkenal sebagai seorang lintah darat yang kejam dan selalu didampingi tukang pukulnya budi.Mereka tak segan-segan menyiksa sipapun yang menunda nunda pembayaran hutangnya, mereka tak peduli alasan apa pun yang diberikan, dan mereka juga tak peduli jika sebenarnya bunga hutang mereka sangat mencekik.

Tuan ucu, selama ini saya cukup sabar terhadap anda, tapi tidak hari ini. Anda harus membayar semua hutang anda, total 32juta.m" kata ipan sebenarnya hutang pak ucu hanya lah 10 juta namun seiring berjalanya waktu, bungnya terus berkembang hingga mencapai 32 juta, dan kini sebuah penyelesaian mulai hari ini pak ucu harus membayar.

"Tapi maaf pak ucu, saya saya belum ada uang,bagai mana klo saya cicil misalnya,satujuta sebulan ." Kamu gila, potong budi, di cicil...sampai kapan? kiamat? bayar sekarang,atau..! Ancaman budi sambil memperlihatkan pistol yang terselip di pinggang. Pak ucu tercekat melihat pitol di pinggang budi, dan ia sangat yakin orang ini tak akan segan-segan menggunakannya.

Tapi pak ucu ...saya..".Tidak bisa ..!! bayar hari ini atau pakai barang kamu...atau rumah kamu ..! potong budi lalu memberi isyarat pada budi.Budi sebagai kaki tangan setia ipan sudah ratusan kali melakukan ini dan sangat paham apa yang menjadi tugasnya, dengan sigap ia mendekati pak ucu yang ketakutan, budi lalu menarik kerah baju pria malang itu lalu melayangkan tinjuannya pada wajah pak ucu.

Cerita sex.Pak ucu limbung dan terjatuh di sofa, kepalannya berdenyut pusing,dari hidung dan mulutnya keluar darah segar. "Bagai mana tuan ucu..? tanya ipan dengan dingin "tapi...tapi..."  belum sempat ucu berbicara, budi telah menariknya kembali dan kini bogem mentah melayang menghantam perutnya sehingga ucu terjatuh berlutut di lantai sambil memegang perut.

Pak ucu terus mencoba untuk meminta kebijak sanaan ipan,namun ipan tak bergeming,sehingga pak ucu putus asa dan tak tahu harus bagai mana lagi. Namun takdir berbicara lain,saat itu eva baru saja pulang sekolah. seperti halnya laki-laki lain, ipan dan budi terpanah melihat kecantikan eva, ipan pun mengisaratkan budi agar berhenti sejenak.

eva sendiri terkejut dan khawatir melihat kondisi ayahnya, apalagi melihat kedua tamunya yang dalam sekejap saja eva bisa menduga mereka bukan orang baik-baik. "Ayah kenapa ayah ada apa?
Tanya eva sambil berusaha menghapiri ayahnya, tangan eva sempat di tangkap budi membuat gadis remaja itu meronta mencoba melepaskan diri. Gerakan tangan dari ipan membuat budi akhirnya melepaskan gadis itu.

ipan sejenak terdiam mengamati dan memandangi eva yang cantik, apa lagi ia kelihatan begitu fresh dengan balutan seragam SMA nya. Roknya yang agak pendek sedikit memberi pemandangan sekilas dari paha putih nan mulus."Ada alternative buat membayar hutang anda pak ucu.." ipan seolah memberi sedikit harapan pada pak ucu. "Apa itu?.. "Anakkamu?..

eva dan ayahnya sama-sama terkejut bahkan gadis itu tak mampu berkata apa-apa selain memandangi ipan dengan penuh kebencian. "Apa?.. Pak ucu kaget."jangan pak ipan,tidak bisa jangan dia."
Kata ucu sambil memeluk anaknya erat.

"Ayolah ucu,apa pilihan kamu?.. Kamu biarkan saya dan juga budi,sendiri bermain-main dengan anak kamu, hutang lunas". Dasar kalian semua bandit-bandit tak bermoral.! Nita memaki dengan memaki dengan penuh dan hanya di tanggapi oleh ipan dengan tertawa."Terserah kamu bilang apa gadis manis

Ayo ucu, apa pilihan kamu? kamu biarkan saya dan juga budi, sedikit bermin dengan anak kamu, hutang lunas.Dasar kalian semua bandit-bandit tak bermoral..! Eva memaki dengan penuh amarah dan hanya di tanggapi oleh ipan dengan tertawa."Terseraah kamu bilang apa gadis manis..".Atau kamu pilih budi? Pikirkanlah, klo kamu mati,apa jaminan klo saya tidak menyentuh anak kamu nantinya?

Budi pun dengan deramatis mencabut pistol yang terselip di pinggangnya lalu mengarahkan ke kepala ucu. Pak ucu dan eva sangat bingung dengan pilihan itu,eva jelas-jelas tak sudi jika harus menjadi budak nafsu para penjahat ini, ia tak menyangka juga ayahnya bisa terjebak renternir jahat macam ipan,namun memang tak ada pilihan lain, dengan hati yang hancur eva rela mengorbankan tubuhnya demi membayar hutang sang ayah,apa lagi hutang ini karena harus membayar biaya rumah sakit. Meski begitu ia masih sedikit berat hati untuk melakukan hal ini.

ipan tertawa penuh kemenangan dan menyuruh eva untuk duduk disampingnya eva dan berkata,"klo kamu nurut, semua akan baik-baik saja sayang...". Tangan ipan menelusup kebalik rok seragam eva. ipan meraba paha mulus eva, disentuhnya vagina eva dari luar celana dalamnya. "Jangan tolong jangan kesana jangan..".

He...he...he...Tenang sayang, kamu akan merasakan lebih dari sekedar sentuhan". Oh..tidak jangan. Hati eva memberontak namun ia sadar tak mungkin ia bisa lolos dari masalah ini, maka ia membiarkan tangan ipan menjelajahi paha dan vaginya. Tangan ipan kini mulai bergerak ke atas, buah dada eva yang seger kini jadi mainan yang mengasyikan untuknya, sementara eva hanya bisa merintih dan mengerang, knikmatan, rasa malu dan kemarahan bercampur aduk di dadanya.

Ketika ipan melepaskan kancing seragamnya,secara reflek eva mencegahnya dengan memegang tangan ipan, namun ketika gadis itu melihat budi akan menyiksa ayahnya,ia pun kembali pasarah. Satu persatu kancing seragamnya dibuka,memperlihatkan bukui kembar yang sedari tadi membuat penasaran peria cabul itu, dengan tak sabar ipan lalu meregut BH-yang menghalangi keindahan buah dada itu.

Aww! Eva ter pekik ketika saat BH-nya diranggut paksa,ipan sendri kemudian larut dalam keasikanmeremas remas buah dada eva tersebut sambil mencium leher jenjang eva. "Berlutut, cepat ! perintah ipan setelah puas bermain-main dengan buah dada eva, "tidak mau..!! eva cukup paham dengan maksud perintah itu dan ia menolak dengan sangat enggan melakukan perintah yang menjijikan baginya."Ayo ..!" Ipan mulai tak sabar dan mendorong eva hingga berlutut di depannya.

Eva mulai menangis, tak menyangka akan mengalami hal menakutkan ini. "Ayo sayang, buka celannya.." Jangan aku gak mau kayak gini.."Ayo,jangan rewel ah atau". Ipan tak meneruskan kata katanya, namun eva dapat melihat,saat itu budi sedang menodongkan pistol ke kepala ayahnya, eva benar-benar tak punya pilihan.

Eva mulai membuka dan menurunkan celana ipan, begitu celana ipan diturunkan,eva langsung disambut dengan penis ipan yang memang sudah tegang sedari tadi.Ini kali eva melihat penis seorng laki-laki secara langsung, ia memang seorng gadis baik, belum pernah ia melakukan hal -hal sex, bahakan berciuman pun belum,hal ternakal yang pernah ia lakukan hanya menoton filem bokep bersama temen temennya yang semua perempuan dan tak lebih dari itu.

"Ayo, kocok-kocok dengan tanganmu ", dengan patuh eva melakukan suruhan ipan, genggaman tangan mungil eva ternyata memberi sensasi yang luar biasa pada renternir kejam ini, ia memejamkan mata menikmati dan meresapi kocokan tangan mungil gadis remaja bernama eva." Sekarang, masukan kemulutmu.." perintah ipan kemudian."Apa...? Jangan tolong.." eva merasa betapa menjijikannya hal tersebut. 

"Eitts..nona manis, ingat kamu harus lakukan semua yang aku perintahkan!! Eva memandang penis dalam genggamannya sebelum akhirnya dengan gerakan lambat memasukan penis ipan ke mulunya, air mata mengalir di pipinya. "Ayo, jilat dan hisap sayang, hisap seperti kamu makan permen loli." Eva menjilat dan menghisap penis ipan dengan patuh, meski baru pertama kali melakukan, eva pernah melihatnya di filem bokep dan berusaha mengingat bagai mana cara mengelum penis.Siapapun akan melayang jika seorang gadis cantik menjilati penisnya apalagi jika yang menjilati adalah gadis remaja secantik eva.

Setelah beberapa lama, ipan merasakan penisnya akan menyembur, ia pun menahan kepala eva, sehingga eva terpaksa menelan sperma ipan, rasa jijik dan nyaris tersedak membuat ia akhirnya terbatuk-batuk. Sementara ipan masih meresapi kenikmatan yang baru saja di rasakan untuk beberapa lama. Eva sendiri dengan masih berlutut di lantai, menangis sejadi jadinya, namun sayang mimpi buruk belum selesai. Sementara ipan mengumpulkan tenaga, ia menyuruh budi untuk bermain main dengan eva.

Budi menyuruh eva untuk nungging di sofa, mungkin karena sudah pasrah eva tidak banyak melawan, isak tangis masih terdengar. Budi kemudian menyingkap rok seragam eva dan menurunkan celana dalamnya, memerlihatkan bulatan pantat yang indah dan mulus, semuanya terpanah tak kecuali sang ayah, yang baru melihat pantat mulus anaknya, diam-diam nafsu, birahinya muncul juga, apalagi vagina eva dan sedikit bulu-bulunya agak terlihat.

Sewaktu eva melakukan oral sex pada ipan,budi iseng membuka dan melihat isi tas sekolah eva, isinya ternyata standar isi tas sekolah perempuan, namun ketika ia menemukan body lotion di dalam tas itu, muncul  sebuah ide nakal dalam otaknya. budi  menggunakan body lotion yang ia temukan untuk membaluri pantat eva,sambil dielus, diremas,ia ratakan body lotion tersebut, jarinya bermain main di lubang pantat eva.

"Aduhh.. jangan ...Ahhh.."
Setelah beberapa menit, budi membuka celannya, penisnya cukup besar dan eva tak melihat jika ia melihat pastinya gadis itu akan menjerit ketakutan,.Eva hanya merasakan sebuah benda keras menyentuh pantatnya, dan belum sempet ia menyadari apa yang terjadi, budi telah memaksakan penisnya untuk masuk ke dalam lubang pantat gadis malang itu.

"Aaaaaaauuuuu...sakit.....kelurain....tolong.....ke luarin."Eva menjerit keras begitu penis budi menerobos masuk. Namun budi tak peduli, ia terus mendorong masuk penisnya, membutan jeritan eva makin keras.Untungnya atau sialnya tak ada yang mendengar jeritan eva. Budi terus saja menyodok lubang pantat eva sambil kini tangannya meremas remas buah dada eva dengan kasar.

Jeritan dan tangisan kesakitan dari eva malah semakin menambah semangat preman itu, setelah beberapa lama tersiksa,akhirnya budi selesai juga, eva merasa sedikit lega, meski ia merasakan sakit yang luar biasa. Dengan masih tertelengkup eva menangis sejadi jadinya,ia menangis karena rasa sakit dan juga menangis karena harga dirinya hancur, sementara pak ucu memandang tak berdaya anaknya yang tersiksa, sebuah rasa bersalah mucul saat sejenak birahinya ikut naik ketika eva mengalami pelecehan seksual didepannya.

"Ambil bir.." ipan menyuruh budi mengambil bir di mobil, tak berapa lama budi datang membawa beberapa botol bir. Ipan membuka satu dan meneguknya. "Mau,yang ...?" ipan menaarkan bir pada eva, namun ia hanya terdiam. "Ayo berbaring."

Eva kemudian berbaring di sofa, ipan menarik lepas rok dan celana dalam eva, kini vagina dengan bulu-bulu indahnya terlihat jelas. Tiba-tiba ipan menumpahkan bir ke sekujur tubuh eva, sehingga eva gelagapan."Ha...ha...ha....You ere a fu king bautiful angel...Ha...ha....ha."

Dengan tak sabar johan melucuti pakaiannya eva yang tersisa dan mulai meremas dan mulai meremas dan mengisap buah dada eva. "aduh...jangan...".Namun percuma, tubuh telanjang eva kini sudah ditindih tubuh ipan yang pula telah bugil, bergantian buah dada eva dihisap di remes, kadang di gigit oleh ipan, putingnya di permainkan dengan gamas. Eva hanya bisa meronta dan menangis tertahan, seumur hidup belum pernah ada yang menyentuh tubuhnya,kini orang tak dikenal telah mengacak - mengacak tubuhnya.Pak ucu sendiri tak menyangkal meski tak tega melihatnya namun ada sedikit rangsangan birahi melihat tubuh mulus anaknya ditindih orang lain.

Jilatan ipan perlahan turun ke perut, paha,lalu langsung ke tujuan utama,vagina.Dengan penuh kenikmatan ipan menjoilati vagina eva. "aahhh...jaangan...ahhhh..aughhhh...". Uhh..tooolong...cukup.". Sebenarnya eva juga mulai dilanda badai birahi, namun harga dirinya yang tersisa membuat ia terus berusaha melakukan perlawanan semampu ia bisa, tiba-tiba eva merasakan sodokan keras di vaginanya, ternyata penis ipan telah memaksa masuk kedalam vagina eva yang masih sempit.

"Aaaaaaaahhhhh" . ohhhh....oh. Eva kembali berteriak keras, kini keperawanannya telah direnggut oleh ipan, air mata kembali mengalir deras, masa dapannya hancur sudah. Darah mengalir bercampur sprema ipan, apa lagi belum sempet beristirahat budi kemudian ambil giliran.Hari itu eva berkali-kali digilir oleh ipan dan budi, di depan ayahnya sendri yang tak mampu berbuat apa-apa. Setelah beberapa jam akhirnya ipan dan budi puas juga menikmati tubuh eva,wajahnya terlihat kelelahan namun kepuasan terlihat dari raut wajah jahatnya, berbeda dengan kondisi eva yang mengenakan, ia terbaring lemah kehabisan tenaga, tubuh telanjangnya telanjang di sofa, cairan putih bercampur keringat membasahi tubuhnya yang putih mulus, buah dadanya naik turun seiirama denagan isak tangisnya yang tak kujung berhenti."Anakmu memang bener-bener luar bisa ucu" kata ipan ketika akan pulang.

Cerita dewas-Ironis sekali seorng gadis yang cantik harus menjadi budak sex, ipan dan budi tukang renternir.Eva sangat sedih dan hancur keperawanannya sudah di renggut.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jual Diri Demi Membayar Hutang Keluarga"

Post a Comment