Kumala Si Gadis Desa Yang Masih Perawan
Nisa Si Gadis Desa Yang Masih Perawan- Aku yang pernah mengalami salah satu gadis desa yang pernah dekat dengan saya sendiri. Memang sedikit pemalu gadis ini. Namun kali ini adalah sebuah pengalaman yang sangangat tidak pernah aku lupakan sekali. Begini mulainya,Namaku Sarip,masih singel,sekarang eksekutif di salah satu perusahaan ternama di solo. Aku mau cerita mengenai pengalaman pertamaku berhubungan dengan seorang gadis ketika baru naik ke kelas 2 SMA.
![]() |
| Nisa si gadis desa yang masih perawan |
perbincangan dengan teman-teman sekelas terutama cowok-cowok,sering kami berbagi pengalaman seru masing-masing. Dari para sahabatku,cuma aku seorang yang masih perjaka.Yang lainnya sudah masuk golongan yang sudah berhubungan badan.salah satunya ada yang nyikat pembantunya,pacarnya,dan ada juga yang melakukannya dengan wanita idaman.Sedang aku? Pacarku seorang tekun menjani agama.Kalau bertemu ke rumahnya saja selalu ada orang lain yang menemani entah ayah,ibu atau saudara kandungnya.
Kesempatan yang ada cuma saat pamit ketika ia mengantarkan ke luar rumah,itupun hanya ciuman di pipi saja.Main dengan yang aktif aku tak punya cukup keberanaian. Pembantu? Pembatuku sudah tua dan selalu memakai kebaya,dan sama sekali tidak menarik.Suatu hari sepulang keruamh setelah latihan musik dengan temen-temenku,aku berteriak memanggil bi tuti pembantuku agar menyiapkan makanan.
Bi tuti pulang ke kampungnya,dijemput adinya tadi pagi,karena salah satu ponakannya akan di nikahi oleh seorang,cukup terpandang di desanya. Nah rupanya akan ada pesta besar-besaran di kampung. Mungkin bulan depan bi tuti baru balik,"kata ibuku. Tapi nggak usah kewatir,aryani anak bi minah yang membantu kita selama bi tuti ada,kebetulan ini kan musim liburan sekolah".
Tak lama ada seseorang yang datang membawa makanan.Aku tidak memperhatikan karena kupikir anaknya bi tuti pasti kurang lebih sama dengan ibunya. Tapi ketika aku menoleh, ya ampun, ternyata manis juga anaknya. Kelihatannya bening,wajahnya polos dengan bibir tipis agak kemerahan,rambut dikepang kuda,Ukurannya sedang-sedang saja.Mungkin kalau dipermak sedikit orang tidak akan menyangka ia cuman anak pembantu.Tak lama ibuku berteriak dari ruang depan, mengatakan bahwa ia akan pergi ke pertemuan wanita sampai malam.Di rumah tinggal aku dan "kumala".
Kumala,sini temenin aku ngobrol sambil aku makan,kataku ketika melihat kumala melintas,"Kamu sekolah kelas berapa kumala"?
SMP kelas 3,Mas.Tapi tidak tahu.Tahun depan apa bisa melanjutkan ke SMA"katanya polos.
Di kampung sudah punya pacar apa belum? Atau apa udah di lamar? tanyaku lagi.
Belum Mas, sungguh, jawab kumala. Kalau Mas sendri, pasti sudah pacar ya?
Gadis kota mana yang suka sama aku,ya?
Kataku mulai mengeluarkan rayuan gombal."Lagipula aku sukanya gadis yang masih polos seperti kamu".Ah Mas,bisa aja,"katanya malu-malu," Aku kan cuma anak seorang pembantu.
Kumala,aku sudah selesai makan.Nati setelah beres-beres kamu temenin aku ke ruang atas ya. Soalnya aku kesepian,bapak dan ibu baru pulang malam hari,kataku sambil bergegas naik ke lantai atas sambil mikir gimana ya bisa ngadalin kumala. Kutunggu-tunggu kumala tidak naik-naik ke lantai atas. Akhirnya dia datang juga, rupanya habis mandi, karena tercium wangi sabun lux. Segera ia duduk menemaniku nonton VCD. Sengaja kuputar filem pinjaman temanku yang biasanya kuputar kalau bapak/ibu tidak di ruamah. Kupilih yang tidak terlalu vulgar, supaya kumala jangan sampai kaget melihatnya. Adegan yang ada paling cuma percintaan sampai di ranjang tanpa memperlihatkan dengan detail.Rupanya adegan-adegan itu membuat kumala terpengaruh juga, duduknya jadi tidak bisa diam.
Mas,sudah yah nontonnya,aku mau kebawah,katanya. Tunggu dulu,kumala,aku mau ngomong, kataku yang telah dapat ide untuk menjeratnya, kamu takut tidak bisa melanjutkan sekolah apa karena biaya? Kalu cuma itu,soal sepele,aku akan membantumu,asal. Asal apa Mas? Katanya bersemangat.
Asal kamu mau membantu aku juga,kataku sambil pindah ke dekatnya.
Segera kuraih tangannya,kupeluk dan kucium bibirnya. Kumala sangat kaget dan segera berontak sambil menangis.
Kumala,kamu pikir aku akan memperkosamu? kataku lembut."Aku cuman mau supaya kamu bersedia menjadi pacarku. Ia membelalak tidak percaya. Sebelum ia sempat mengucapkan apa-apa aku serbu lagi, tapi kali dengan lebih lembut kukecup keningnya,lalu bibirnya. kugigit telinganya,dan kucium lehrnya. Kumala terengah-engah terbawa kenikmatan yang belum pernah di alami sebelumnya.Ingin rasanya segera kurebahkan dan kutiduri,tapi akal sehatku mengatakan jangan terburu-buru. Menikmati kopi panas harus ditiup-tiup dulu sebelum direguk.Kalau langsung bisa lidah terbakar dan akhirnya malah tidak dapat apa-apa.
Perlahan-lahan dari menciumi lehernya aku turun ke bagian atas dadanya,dan kubuka kancing dasternya dari belakang tanps detahunya. Tetapi ketika akan kuturunkan dasternya ia tersadar dan mau perotes. Segera kubuka baju kaos t-shirt ku sambil mengatakan udara sangat panas.Ia tersipu melihat dadaku yang bidang,hasil rajin fitness."Kumala kamu curang sudah lihat dadaku,sekarang biar impas aku juga mau lihat kamu punya dong".
Ah jangan mas, malu, katanya sambil memegang erat bagian depan dasternya. "Bajunya doang yang di buka,kumala,kalau malu BH-nya engga usah,kataku sambil sambil menyerbunya lagi dengan ciuman. Kumala tergagap dan kurng siap serbuanku sehingga aku berhasil membuka dasternya. Segera kuciumi bagian seputar payudaranya yang masih tertutup BH-nya berwarna merah.
Aduh Mas, mmh, enak sekali, katnya sambil menggelinjang. Tanganku pun bergerilya membuka pengait BH-nya. Tetapi kulepaskan ciumanku karena hendak membuka BH-nya ia kembali tersadar dan protes,"lho Mas janjinya BH-nya tidak di buka. Tanpa menjawab segera kuserbu payudaranya yang tidak sabar tetapi sangat indah bentuknya, dengan puting yang kecil berwarna coklat muda. Ku kulum payudara kanannya sambil ku emut-emut.Ia tidak dapat berkata-kata tetapi menjerit-jerit ke enakan. Terdengar alunan suara erangan yang indah, "mmmpph, ehhm,ahhhh...ahhhhhh" dari bibirnya yang mungil. Jemariku segera mulai menjelajah selangkanganya yang masih tertutup CD yang juga berwarna putih.Rupanya hebat sekali rangsangan demi rangsangan yang kumala terima sehingga mulai cairan dari memeknya yang membasahi CD-nya.
Oh mas, oh....oh....oh....oh, mmmmpphhhhh, enak sekali,lenguhannya.
Tanpa di sadarinya jariku sudah menyelinap ke balik CD-nya dan mulai menari-nari di celana kewanitaannya. Jariku berhasil menyetuh klitorisnya dan terus kuputar-putar, membuka badannya gemetaran merasakan kenikmatan yang amat sangat. Sengaja tidak ku colok, karena itu bukan bagian jariku tetapi adik kecilku nanti.
Aahhhh....Ahhhh! jerit kumala, dibarengi tubuhnya yang mengejang. Rupanya ia sudah mencapai kilimaknya.Tak lama tubuhnya melemas, seteklah mengalami kenikmatan pertama kali dalam hidupnya.Ia terbaring di sofa dengan setengah telanjang, hanya sebuah CD yang menutup tubuhnya.
Segera aku berdiri dan melepaskan celana panjang serta CD-ku,pikirku ia masih lemas,pasti tidak akan banyak protes. Loh Mas, koko mas telanjang. Jangan Mas, jangan samapai terlalu jauh,"katanya sambil berusaha untuk duduk". Kumala,kamu itu curang sekali. Kamu sudah merasakan kenikmatan,aku belum. Kamu sudah melihat seluruh tubuhku,aku cuma bagian atas saja"kataku sambil secepat kilat menarik CD-nya.
Mas,jangan!, protesnya sambil mau mempertahankan CD-nya,tetapi ternyata kalah tangkas dengan kecepatan tanganku yang berhasil melolosi CD -nya dari kedua kakinya. Terlihatlah pemandangan indah yang baru pertama kali kulihat langsung. Memeknya msih belum banyak bulunya.Adik kecilku langsung membesar dan mengeras.
Segera kucium bibirnya kembali dan kulumat payudaranya. Kumala kembali terangsang. Lalu sambil kucium lehernya kunaiki tubuhnya. Kubuka kedua kakinya dengan kedua kakiku.
Mas,jangan,Oh! katnya.
Tetapi tanpa memperdulikan protesnya kulumat bibirnya agar tidak dapat bersuara. Perlahan-lahan penisku mulai mencari sasarannya.Ah,ternyata susah sekali masukkan burung peliharaanku ke sangkarnya yang baru. Bolak-balik meleset dari sasaran.Aku tak tahu pasti di mana letaknya sang lubang kenikmatan.
Mas,jangan,aku masih perawan, protes kumala ketika berhasil melepaskan bibirnya dari ciumanku. "Jangan takut sayang,aku cuman gesek-gesek di luar saja"kataku ngegombal sambil memegang penisku dan mengarahkannya ke celah yang sangat sempit.
Ketika tepat di depan gua kewanitaanya,aku tempelkan dan ku gesek-gesek sambil juga kuputar-putar di dingding luar memeknya. "Mas,mas,mmmphmmmm,oh...oh ...oh enak sekali"katanya penuh kenikmatan . Kurasakan cairan pelumasnya mulai keluar kembali dan membasahi penisku.Lalu mulai kepalaku sedikit demi sedikit kumasukan ke dalam memeknya dengan menyodokan perlahan-lahan.
"Aw Mas, sakit tadi katanya tidak akan dimasukan"perotes kumala,ketika kepala penisku mulai agak masuk.Nggak kok, ini masih di luar. Udah enggak usah protes, nikmati aja,kumala, kataku setengah berbohong sambil terus bekerja.Sempit sekali lubngnya si kumala, sehingga susuah bagiku untuk memasukan penisku seluruhnya.Wah kalau begini terus,jangan-jangan si otong sudah muntah dulu di luar,pikirku, kugigit telinganya dengan gigitan kecil-kecil.Tiba-tiba kugigit telingnya agak keras,kumala terpekik,Aw! saat itu dengan sekuat tenagaku kusodok penisku yang berhasil tenggalam semuanya di memeknya aryani.
Gerakan pantatku makin menggila memaju mundurkan penisku di dalam memek kumala. Tetapi tidak ku tarik sampai ke luar, takut susah lagi memasukkannya. Rupanya rasa sakit yang di alami kumala tergantikan denagan rasa nikmat.Yang keluar dari bibir mungilnya hanyalah suara "aaahhh,...ohhh...oh...uh...."seteiap kali kumaju mundurkan penisku,menandakan ia sangat menikamti pengalaman baru ini.
penisku semakin menegang.Keringat bercucuran dari tubuhku,aku pun mengalami kenikmatan yang selama ini hanya ku impikan. Sekitar selangkanganku tersa ngilu. Rupanya aku sudah mendekati orgasme. Gerakan pantatku semakin cepat,terasa jepitan memek perawan desa ini semakin kencang juga. Empuk sekali rasanya setiap kali penisku terbenam di dalamnya. Terasa hampir meledak penisku, siap memuntahkan lahar panasnya ke dalam surga dunia kenikmatan kumala.
Cerita sex-Dengan sekuat tenaga kubenamkan penisku sedalam-dalamnya dan crot...cerot...cerot..cerot! Air maniku muncrat ke dalam rahim kumala. Terdengar lenguhan panjang dari bibir mungil kumala. Rupanya kami mencapai orgasme bersamaan.Tubuh pun jatuh terbaring di atas tubuhnya penuh dengan kenikmatan. Kami berdua terbaring tak berdaya. Tubuh lemas, tetapi masih terasa kenikmatan yang sampai ke ubun-ubun.dan setelah itu aku dan kumala ber gegas ke kamar mandi dan mandi bersih-bersih seudah bersih aku langsung memakai pakaian lalu lekas keluar dari kamar mandi,kumala juga lekas kebawah. dan ku bayangkan betapa nikmatnya bermain sex dengan kumala si gadis desa yang masih perawan.

0 Response to "Kumala Si Gadis Desa Yang Masih Perawan"
Post a Comment