Guru Bahas Inggris Sex

 Guru bahasa inggeris sex-Sebut saja namaku sisi (bukan yang sebenarnya),waktu itu aku masih sekolah di sebuah SMA swasta. Penampilanku bisa di bilang lumayan, kulihat yang putih kekuningan, bentuk tubuh yang langsing dari paha sampai tungkai, bibir yang cukup sensual,rambut hitam lebat terurai dan wajah yang oval,payudara dan pantatkupun mempunyai bentuk yang bisa dibilang lumayan.



Dalam bergaul aku cukup ramah sehingga tidak mengherankan bila di sekolah aku mempunyai banyak temen baik anak-anak kelas 1 sendiri atau kelas 11,aku sendiri waktu itu masih kelas 1. Laki-laki dan perempuan semua senang bergaul denganku. Di kelaspun aku termasuk salah satu murid yang mempunyai kepandaian cukup baik, rengking 4 dari murid 23 murid terbaik saat kenaikan dari kelas 1 ke kelas 11.

Karena ke pandaianku bergaul dan pandai bertemen tidak jarang pula para guru senang padaku dalam arti kata bisa diajak berdiskusi soal pelajaran dan pengetahuan umum yang lain.Salah satu guru yang aku sukai adalah bapak guru bahasa inggris, orangnya ganteng dengan bekas cukuran brewok yang aduhai di sekeliling wajahnya, cukup tinggi,agak lebih tinggi sedikit dari pada aku dan ramping tetapi cukup kekar. Dia memang masih bujangan dan yang aku dengar-dengar usianya baru 28 tahun, termasuk masih bujangan yang sangat ting-ting untuk ukuran zaman sekarang.

Suatu hari setelah selesai pelajaran olah raga sepak bola merupakan olahraga favoritku aku duduk-duduk istirahat di kantin bersama temen-temenku yang lain,termasuk cowok-cowoknya, sembari minum es sirup dan makan makanan kecil. Kita yang cewek-cewek masih menggunakan pakaian olah raga yaitu baju kaos dan celana pendek. memang di situ cewek-ceweknya terlihat seksi karena kelihatan pahanya termasuk pahaku yang cukup indah dan putih.

Tiba-tiba muncul bapak guru bahasa inggris tersebut,sebut saja namanya iwan (bukan sebenarnya) dan kita semua bilang,selamat pagi pak",dan membalas sembari tersenyum. Ya,pagi semua, kalian cewek habis main bola". Aku menjawab "ngga pak aku cuman lihat laki-laki yang bermain sepak bola",selesai ngajar pak? Iya , nanti jam setengah duabelas saya ngajar lagi,sekarang mau istirahat dulu.

Aku dan temen-temen mengajak,"Di sini saja pak,kita ngobrol-ngobrol. Dia setuju,Ok, boleh-boleh aja kalau kalin tidak keberatan ". Aku dan temen-temen bilang,Tidak,pak,lalu aku menjawab lagi.
Sekali-kali,donk ,pak kita dijajanin, lalu temen-temen yang lain.Nah...aaa, betuul, setuju.."

Ketika pak iwan mengambil posisi untuk duduk langsung aku mendekat karena memang aku senang akan kegantengannya dan kontan temen-temen ngatain aku.
Alaa... Seni, langsung deh, deket-deket, jangan mau pak.
Pak iwan menjawab,"Ah !Ya, ndak apa-apa".

Kemudian sengaja aku menggoda sedikit pandangannya dengan menaikkan salah satu kakiku seolah akan membetulkan sepatu olah ragaku dan karena masih menggunakan celana pendek, jelas terlihat keindahan pahaku. Tanpak pak iwan tersenyum dan aku berpura-pura minta maaf.

"Sory,ya pak"
Dia menjawab,"That's Ok"

Di dalam hati aku tertawa karena sudah bisa mempengaruhi pandangan pak iwan. Di suatu hari minggu aku berniat pergi kerumah pak iwan dan pamit kepada mama dan papa untuk main kerumah temen dan pulang agak sore dengan alasan mau ngerjaian PR bersama-sama.Secara kebetulan pula mama dan papahku mengijin kan begitu saja. Hari ini memang,hari yang paling bersejarah dalam hidupku. Ketika tiba di rumah pak iwan, dia baru selesai mandi dan kaget melihat kedatanganku.
Eeeh,kamu Seni,. Tumben,ada apa,kok datang sendirian?".
Lalu dia mengajak masuk ke dalam, "Oooo,begitu.Ayolah masuk.Maaf rumah saya kecil begini.Tunggu,ya,saya pakai baju dulu".

Memang tanpak pak iwan hanya mengenakan handuk saja.Tak lama kemudian dia keluar dan bertanya sekali lagi tentang keperluanku. Aku sedar menjelaskan,"Cuma mau tanya pelajaran,Pak.kok sepi banget pak,rumahnya".
Dia tersenyum, "Saya kost di sini. Sendirian".

Selanjutnya kita berdua diskusi soal bahasa inggeris sampai tiba waktu makan siang dan pak iwan tanya,"udah laper,Seni? Aku jawab, "Lumayan,Pak".
Lalu dia berdiri dari duduknya,"Kamu tunggu sebentar ya, di rumah,saya mau kewarung di ujung jalan situ. Mau beli nasi goreng. Kamu mau kan?.. Lang sung kujawab,"Ok-ok aja,pak".

Sewaktu pak iwan pergi, aku di rumahnya sendirian dan aku jalan-jalan sampai keruang makan dan dapurnya. Karena bujangan, dapunya hanya terisi seadanya saja. Tetapi di sengaja aku melihat kamar pak iwan ointunya terbuka dan aku masuk saja kedalam. kulihat koleksi bacaan berbahasa inggris di rak dan meja tulisnya, dari mulai majalah samapai buku,hampir semuanya dari luar negri dan ternyata ada majalah porno dari luar negri dan langsung kubuka-buka. Aduh! Gambar gambarnya bukanmain.Cowok dan cewek yang yang sedang bersetubuh dengan berbagai posisi dan entah kenapa yang paling menarik begitu adalah gambar di mana cowok dengan asiknya menjilati vaginanya cewek dan cewek sedang mengisap penis cowok yang besar, panjang dan kekar.

Tidak di sangka-sangka suara pak.iwan tiba-tiaba terdengar di belakangku, "Loh! Ngapain di situ, sani. Ayo kita makan, nanti keburu dingin nasinya". Astaga!Betapa kagetnya aku sembari menoleh ke aranya tetapi tanpak wajahnya bisa-biasa  saja. Majalah segera ku lemparkan ke atas tempat tidurnya dan aku segera keluar dengan berkata tergagap-gagap. "Seni ...tidak, eh,enggak ngapain, koko pak, Maaaa...aaf ,ya, pak".
Pak iwan hanya tersenyum saja,"Ya udah tidak apa-apa. Kamar saya berantakan. Tidak baik untuk dilihat-lihat,kita makan saja, yuk". Sukur lah pak. iwan tidak marah dan membentak, hatiku serasa tenang kembali tetapi rasa malu belum bisa hilang dengan segera.

Pada saat makan aku bertanya, "koleksi bacaannya banyak banget pak. Emang sepet dibaca semua,ya pak?". Dia menjawab sambil memasukan sesendok penuh nasi goreng ke mulutnya, "Ya...aah, belum semua. Lumayan buat iseng-iseng".

Lalu aku memancing,"kok, tadi ada yang begituan". Dia bertanya lagi,"Yang begituan yang mana"?.. Aku bertanya dengan agak malu dan tersenyum, "Emm... Ya,yang begituan,tuh.Emmm.. Majalah jorok". Kemudian dia tertawa,"Oh,yang itu,toh,itu dulu oleh-oleh dari teman saya waktu dia ke Eropa". Selesai makan kita kerung depan lagi dan kebetulan sekali pak iwan menawarkan aku untuk melihat - lihat koleksi bacaannya.

Lalu dia menawarkan diri, "kalau kamu serius, kita ke kamar,yuk". Akupun langsung beranjak ke sana.Aku segera ke kamarnya dan kuambil lagi majalah porno yang tergeletak di atas tempat tidurnya. Begitu tiba di dalam kamar, pak iwan bertanya lagi,"Betul kamu tidak malu? aku hanya menggeleng kan kepala saja.

Mulai saat itu juga pak iwan dengan santai membuka celana jens-nya dan terlihat olehku sesuatu yang besar di dalamnya, kemudian dia menindihkan dadanya dan terus semakin kuat sehingga menyentuh vaginaku. Aku ingin merintih tetapi kutahan. Pak iwan bertanya lagi, "sakit seni ".Aku hanya menggeleng,entah kenapa sejak itu aku mulai pasrah dan mulutku pun terkunci sama sekali. Semakin lama jilatan pak iwan semakin berani dan menggila.Rupanya dia sudah betul-betul terbius nafsu dan tidak ingat lagi akan kehormatannya sebagai seorang guru.Aku hanya bisa mendesah "aa.. aah,hemm..uu...uuh". Akhirnya aku lemes dan kerebahkan tubuhku di atas tempat tidur. Pak.iwan pun naik dan bertanya. "Enak,seni?" Lumayan,pak".

Tanpa bertanya lagi langsung pak. iwan mencium mulutku dengan ganasnya,begitupun aku melayaninya dengan nafsu sembari salah satu tanganku mengelus-elus penis yang yang perkasa itu.Terasa keras sekali dan rupanya sudah berdiri sempurna. Mulutnya mulai mengelum kedua puting payudaraku. Peraktis kami berdua sudah mutlak terbius nafsu birahi yang buta. Pak iwan berhenti merangsngku dan mengambil majalah porno yang masih tergeletak di atas tempat tidur dan bertanya kepadaku sembari salah satu tangannya menunjuk gambar cowok memasukkan penisnya ke dalam vagina seorang cewek yang tanpak pasrah di bawahnya."Boleh saya seperti ini, Seni?

Aku tidak menjawab dan hanya mengedipkan kedua mataku perlahan. Mungkin pak.iwan menganggap aku setuju dan langsung dia mengangkan kedua kakiku lebar-lebar dan duduk di hadapan vaginaku. Tangan kirinya berusaha membuka belahan vaginaku yang rapat, sedangkan tangan kanannya menggegam penisnya dan mengarahkan ke vaginaku. Kelihatan Pak iwan agak susah untuk memasukan penisnya ke dalam vaginaku yang masih rapat,dan aku merasa agak kesakitan karena mungkin otot-otot sekitar vaginaku masih kaku. Pak iwan memperingatkan, "Tahan sakitnya, ya seni".

Aku tidak menjawab karena menahan terus rasa sakit dan, "Akhh.. bukan main perihnya ketika batang penis pak iwan sudah mulai masuk, aku hanya meringis tetapi pak iwan tanpaknya sudah tak peduli lagi, ditekannya terus penisnya sampai masuk semua dan langsung dia menidurkan tubuhnya di atas tubuhku,dan ku mulai merasakan kenikmatan oh....oh....enak pak wah setelah ituk aku mengejang dan pak iwan meraskan orgasmenya dan mengeluarkan seperma dari penisnya cerot....cerot ....cerot. keluar.Dan pak iwan mulai kelelahan ,aku juga merasa kan lelah dan beristiahat.

Setelah beristirahat pak iwan mengajakku mandi dan aku juga menganggukan kepala langsung pak iwan menggandeng tanganku ke kamar mandi,setelah di kamar mandi aku dan pak iwan seakan tidak canggung lagi ketiak pak iwan menyabuni vaginaku yang memang di sekitarnya ada sedikit bercak-bercak darah yang mungkin luka dari selaput darahku yang robek.Begitu juga aku,tidak merasa jijik lagi memegang dan membersihkan penisnya yang perkasa itu.

Cerita sex-Setelah itu aku selesai mandi aku keluar dari kamar mandi dengan pak iwan, aku langsung memakai baju, dan aku pamit ke pak iwan untuk pulang dan pak iwan memberian ciuman padaku hingga mesra di bibirku.Setelah itu ku pulang menaiki mobil.Dan sesudah sampainya di rumah ku terbayang kegantaengan Pak iwan, yang membuatku nikmat di ranjang oh pak iwan guru bahasa inggeris yang ganteng.



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Guru Bahas Inggris Sex"

Post a Comment